Jakarta – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini Rabu 28 Januari 2026 bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi 16.732 per dolar AS dari sebelumnya 16.768 per dolar AS
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka melemah 597,75 poin atau 6,66 persen ke posisi 8.382,48.
BACA JUGA:Dibuka Menguat, Intip Prediksi Rupiah Sepanjang Hari Ini 28 Januari 2026
BACA JUGA:Kurs Dolar AS Lesu, Rupiah Melesat Tersengat Sentimen Global
BACA JUGA:IHSG Hari Ini 27 Januari 2026 Berbalik Arah Menghijau, Sektor Saham Teknologi Pimpin Kenaikan
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kepastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan longgar.
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.710- Rp16.770 dipengaruhi oleh global melemahnya index dollar menjelang rapat The Fed besok waktu AS. Walaupun diperkirakan The Fed tidak mengubah bunga acuan, namun arah kebijakan The Fed ke depan dipastikan akan longgar,” ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Mengutip Anadolu, Federal Reserve diprediksi akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5-3,75 persen para pertemuan pertama di tahun 2026.
Sebelumnya, FOMC telah memangkas suku bunga Fed sebesar total 75 basis points (bps) pada bulan September, Oktober, dan Desember 2025. Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan politik dan perselisihan hukum yang sedang berlangsung dengan melibatkan bank sentral.
Presiden AS Donald Trump berulang kali meminta The Fed untuk memangkas suku bunga. Karena itu, pemerintahan AS tengah menyelidiki dugaan tindakan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell yang merupakan bagian dari upaya Trump untuk menekan kepala bank sentral tersebut agar menurunkan suku bunga.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)