Jakarta – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melemah pada Rabu, (18/3/2026). Harga perak Antam hari ini berlawanan dengan harga emas Antam yang menguat.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam turun Rp 500 menjadi Rp 50.450. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 50.950.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Usai Merosot Kemarin, Cek Rinciannya per 18 Maret 2026
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Cek Rincian 17 Maret 2026!
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%.
Harga perak antam mengikuti harga perak dunia yang lesu. Harga perak dunia turun 1,97% menjadi USD 79,17 per ounce pada Selasa, 17 Maret 2026 waktu setempat. Sebelumnya harga perak dunia turun 3%.
Di sisi lain, harga emas dunia stabil pada Selasa waktu setempat. Harl ini seiring pelaku pasar memantai konflik Iran yang semakin intensif dan menanti keputusan kebijakan the Federal Reserve (the Fed) ke depan.
Mengutip CNBC, harga emas spot sedikit berubah ke posisi USD 5.000,61 per ounce pada pukul 04.03 PM. Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 0,07% menjadi USD 5.005,90.
Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, pasar emas mencerminkan tindakan penyeimbangan antara permintaan aset yang aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan tekanan bearish dari inflasi.
“Saya pikir emas mungkin akan mencapai rekor tertinggi baru, tetapi saya menduga itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saya pikir para pelaku pasar bullish telah kehabisan tenaga,” ujar dia.
Emas batangan dianggap sebagai aset aman selama periode ketidakpastian dan inflasi, tetapi menjadi kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak menghasilkan bunga.
Perang AS-Israel di Iran, yang kini memasuki minggu ketiga, telah menyebabkan gangguan serius pada perdagangan energi dan memicu kekhawatiran akan lonjakan inflasi.
/2025/09/05/1983514634.jpg)
/2025/03/04/2092239660.jpg)
/2021/02/09/652248560.jpg)
/2014/08/05/573778175.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532136/original/057440500_1773642773-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4904275/original/038891900_1722250525-IMG-20240729-WA0113.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533664/original/040176700_1773755481-Chief_Technology_Officer_Danantara_Indonesia__Sigit_Puji_Santosa-17_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533697/original/078616900_1773760429-1f3912ca-7653-45df-a7ab-d64716c225a3.jpeg)