Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons masih tingginya harga minyak goreng MinyaKita yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga rata-rata nasional MinyaKita tercatat sebesar Rp 16.020 per liter.
Angka tersebut masih lebih tinggi dari HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.
BACA JUGA:Pemprov DKI Waspadai Lonjakan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Ramadan
BACA JUGA:Trik agar Gorengan Tidak Serap Minyak Banyak, Bisa Dicoba di Rumah
BACA JUGA:Harga Minyakita Turun, Dijual Segini di Awal Februari 2026
“Memang yang di atas HET, misalnya MinyaKita. MinyaKita hari ini harganya Rp16.020. HET-nya kan Rp15.700,” kata Budi saat ditemui di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Rabu (18/2/2026).
Meski demikian, pria yang akrab disapa Busan ini menegaskan bahwa harga MinyaKita sebenarnya sudah mengalami penurunan, terutama setelah terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025.
Aturan tersebut mendorong produsen minyak goreng menyalurkan minimal 35 persen Domestic Market Obligation (DMO) MinyaKita melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga distribusi diharapkan lebih merata.
/2025/06/06/1462733630.jpg)
/2024/11/13/2138386407.jpg)
/2025/11/24/926949912.jpg)
/2025/12/22/225938998.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5236697/original/069578600_1748516062-20250529-Harga_Pangan-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4880407/original/032839300_1719840035-IFG_Life.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494819/original/033550200_1770344851-humphrey-m-dYqMMG6LdZs-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)