Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sardewa memastikan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman meskipun harga minyak global mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, kenaikan harga minyak yang terjadi saat ini belum cukup signifikan untuk memengaruhi perhitungan anggaran subsidi dalam APBN. Pasalnya, asumsi subsidi BBM dihitung untuk periode satu tahun penuh.
BACA JUGA:Bahlil Lahadalia Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik saat Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:Bappisus Sebut Dampak Konflik Timur Tengah Sudah Dihitung: Pasokan Pangan-BBM Sudah Aman Semuanya
“Kita masih aman, masih kuat. Ini kan baru beberapa hari naiknya. Subsidi kita dihitung setahun penuh, dengan asumsi rata-rata sekitar 70,” kata Purbaya di Gedung Dhanapala, Komplek Kementerian Keuangan, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa lonjakan harga dalam waktu singkat belum cukup untuk mengubah kebijakan anggaran pemerintah karena pemerintah masih memiliki ruang untuk menyerap fluktuasi tersebut.
“Ini baru beberapa hari saja, jadi belum cukup untuk mengubah anggaran kita. Kita masih bisa absorb,” ujarnya.
Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan terburu-buru mengubah kebijakan fiskal hanya karena pergerakan harga minyak jangka pendek. Menurutnya, harga minyak dunia sangat fluktuatif sehingga perlu waktu untuk memastikan arah pergerakan yang lebih stabil sebelum mengambil keputusan.
“Kalau harga minyak turun bagaimana? Harga minyak bisa naik, bisa turun cepat. Jadi kita lihat dulu benar-benar arahnya seperti apa,” jelasnya.
/2025/12/22/1382838809.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
/2025/09/03/1680158180.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360915/original/045635300_1475232910-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412750/original/051626400_1683024970-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-3.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526263/original/087567900_1773115943-PT_BPR_Koperindo_Jaya_09032026-08.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375853/original/035596900_1680074819-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525981/original/065011300_1773105860-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_07.37.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526183/original/056227500_1773114146-d1924f23-047f-46c5-817a-0a33baec9952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4038521/original/052833700_1653980220-Daging-Sapi-Pasar-Senen-Virus-PMK-Iqbal-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4338025/original/002773600_1677392396-ilustrasi_investasi.jpg)