Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kas negara belum terbebani oleh kenaikan harga minyak dunia. Meskipun, harga minyak dunia sempat tembus ke USD 100 per barel.
Kenaikan harga minyak dunia disebabkan oleh memanasnya perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Purbaya memastikan APBN akan menjadi bantalan ke ekonomi Tanah Air.
BACA JUGA:Bea Keluar Batu Bara Bisa Redam Tekanan APBN Akibat Lonjakan Harga Minyak
BACA JUGA:Menghitung Dampak Melambungnya Harga Minyak Dunia, APBN Tekor hingga Pertalite Naik?
BACA JUGA:APBN Bisa Tekor Ratusan Triliun Rupiah Imbas Kenaikan Harga Minyak
BACA JUGA:Harga Minyak Meroket, Purbaya Siap Otak-atik APBN
Nanti kalau harga minyak dunia naik pun, kita akan coba absorb lewat APBN, dan kita akan mengendalikan semaksimal mungkin, kata Purbaya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Dia mengaku saat ini masih akan memantau lebih lanjut pergerakan harga minyak dunia tadi. Setidaknya, melihat pergerakannya dalam satu bulan kedepan sebelum mengambil keputudan dengan penggunaan APBN.
Nanti kita evaluasi secara menyeluruh. Tapi yang jelas, kita akan pastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu. Dan Sekarang kan ekonomi masih ekspansi, kan? Saya belum melihat gangguan dari aktivitas ekonomi dalam negeri gara-gara harga yang naik tinggi, tapi kan baru sebentar, ujarnya.
Jadi, teman-teman yang lain jangan cepat-cepat memastikan atau menyimpulkan harga akan USD 100 terus. Bahkan ada yang bilang menuju USD 150, dan kita anggarannya akan gak kuat. Kita akan ases terus dari waktu ke waktu. Hitungan kita kan berubah terus sesuai dengan keadaan, sambung Purbaya.
/2025/12/22/1382838809.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
/2025/09/03/1680158180.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412750/original/051626400_1683024970-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-3.jpg)

/2026/01/11/1785258241.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375853/original/035596900_1680074819-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525981/original/065011300_1773105860-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_07.37.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526183/original/056227500_1773114146-d1924f23-047f-46c5-817a-0a33baec9952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4038521/original/052833700_1653980220-Daging-Sapi-Pasar-Senen-Virus-PMK-Iqbal-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4338025/original/002773600_1677392396-ilustrasi_investasi.jpg)