Jakarta – Harga bahan bakar naik signifikan pada Kamis, (26/3/2026) di Thailand telah membuat jutaan pengendara terbangun. Kenaikan harga bensin itu termasuk signifikan dalam beberapa dekade usai pemerintah mengambil langkah untuk mengendalikan subsidi yang terbebani dengan lonjakan harga minyak global.
Mengutip the Star, pengumuman harga bahan bakar yang rutin dilakukan pada tengah malam mengungkapkan kenaikan lebih tajam dari perkiraan sebesar 6 baht per liter atau 18 sen yang berlaku mulai Kamis pekan ini sehingga harga bensin naik 14%-22%.
BACA JUGA:Tanker Minyak Thailand Berhasil Melintasi Selat Hormuz Berkat Lobi Diplomatik ke Iran
BACA JUGA:Perang Iran vs Israel dan AS Bikin Hotel-Hotel Mewah di Thailand Tawarkan Diskon sampai 70 Persen
BACA JUGA:Thailand Berencana Gratiskan Penerbangan Domestik untuk Tahan Dampak Perang Iran vs Israel dan AS
BACA JUGA:Anutin Charnvirakul Kembali Terpilih Jadi Perdana Menteri Thailand
Solar, tulang punggung sektor transportasi, pertanian dan industri di Thailand naik 18% menambah guncangan minyak pada 1970-an.
The Oil Fuel Fund yang dirancang untuk menstabilkan dan mensubsidi harga domestik telah mengalami defisit yang melebar karena biaya minyak mentah global baik setelah perang di Iran, memaksa pemerintah untuk mengurangi dukungan.
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul telah terpaksa mencabut pembatasan harga solar pekan ini untuk menahan tekanan fiskal yang meningkat yang menekankan keterbatasan intervensi negara seiring dengan semakin ketatnya pasar energi global.
Kenaikan harga bahan bakar akan berdampak pada perekonomian, mendorong kenaikan biaya transportasi dan produksi serta menambah tekanan inflasi pada makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
Antrean BBM Mengular di Thailand, Pasokan Menipis dan Harga Terancam Melonjak
Sebelumnya, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan di Thailand. Dari ibu kota Bangkok hingga wilayah utara seperti Chiang Rai, pengendara terpantau mengantre panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar pada Selasa.
Kondisi ini terjadi seiring menipisnya pasokan dan kekhawatiran akan kenaikan harga dalam waktu dekat.
Dikutip dari New Straits Times, Rabu, 18 Maret 2026, Pemerintah Thailand sebelumnya menetapkan batas harga eceran solar sebesar 33 baht per liter. Kebijakan ini diambil setelah perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran mengganggu jalur distribusi serta merusak fasilitas minyak di Timur Tengah, sehingga mendorong kenaikan harga minyak global.
/2024/01/10/1175600077.jpg)
/2026/01/14/1753234005.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
/2016/10/07/1683647833.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426486/original/057330700_1764306732-Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM___Bahlil_Lahadalia-28_november_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4226120/original/052852800_1668423876-Mark_Cuban_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)