Jakarta – Ketidakpastian geopolitik global semakin meningkat seiring dengan eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas pasar keuangan global dan juga Indonesia.
Penutupan efektif Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang biasanya menyalurkan sekitar 20 juta barel minyak per hari, telah meningkatkan risiko geopolitik sekaligus memicu volatilitas di pasar global.
BACA JUGA:Manfaat Asuransi Pendidikan untuk Anak dan Cara Memilihnya, Solusi Dana Kuliah Aman
BACA JUGA:Harga Perak Antam 14 Maret 2026 Anjlok Rp 2.300, Peluang Investasi di Tengah Gejolak Pasar
BACA JUGA:Sindiran Telak Purbaya ke Ekonom dan Analis yang Sebut Ekonomi Indonesia Resesi
Allianz Global Investors (AllianzGI) Indonesia menilai, situasi ini berpotensi menimbulkan tekanan jangka pendek bagi Indonesia dan negara berkembang lainnya, terutama melalui kenaikan biaya energi serta meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan. Meski demikian, AllianzGI Indonesia melihat bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang relatif baik.
“Meskipun tingkat ketidakpastian meningkat, kami menilai Indonesia tetap memiliki prospek investasi jangka panjang yang menarik. Volatilitas eksternal memang dapat memicu koreksi pasar sesekali, namun fundamental ekonomi Indonesia, yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang kuat, iklim investasi yang semakin baik, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, tetap terjaga,” ujar Aliyahdin (Adi) Saugi President Director AllianzGI Indonesia dalam keterangan tertulisnya Senin, (16/03/2026).
Dalam menghadapi dinamika pasar tersebut, AllianzGI Indonesia menerapkan pendekatan pengelolaan portofolio yang berhati-hati namun tetap oportunistik. Strategi investasi difokuskan pada diversifikasi portofolio, manajemen risiko yang disiplin, serta pemilihan sektor dan emiten secara selektif.
“Kami berfokus pada perusahaan yang memiliki profil pendapatan yang tangguh, arus kas yang kuat, neraca keuangan yang sehat, serta kemampuan untuk mempertahankan pembayaran dividen. Karakteristik tersebut dapat memberikan perlindungan terhadap penurunan selama periode ketidakpastian global,” lanjutnya.
/2026/01/12/1406010689.jpg)
/2025/10/15/1790361821.jpg)
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5169469/original/040743000_1742530703-IMG-20250321-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533195/original/025884600_1773727160-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532675/original/099330300_1773665888-IMG-20260316-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532681/original/027599600_1773666412-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.58.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1946058/original/021251600_1519810687-20180228-Tembakau-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532672/original/031344900_1773665569-1000031369.jpg)