Jakarta – Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menekankan pentingnya disiplin fiskal dan konsistensi kebijakan ekonomi guna menjaga kepercayaan investor, setelah lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings merevisi outlook peringkat kredit Indonesia.
Ketua Umum HKI Akhmad Ma\’ruf Maulana menilai perubahan outlook tersebut menjadi sinyal serius yang harus direspons secara cepat oleh pemerintah, mengingat persepsi risiko negara sangat berpengaruh terhadap keputusan investasi di sektor industri.
BACA JUGA:Raih Investasi dari Timur Tengah, Slickorps Ventures Kebut Implementasi AI di Keuangan Global
BACA JUGA:Dunia Kripto Hari Ini: Kalshi Digugat Hingga Trump Singgung Blockchain
BACA JUGA:Fatwa Muhammadiyah Soal Aset Kripto: Boleh Jadi Investasi Asal Tak Langgar Prinsip Syariah
Jika tidak segera direspons dengan langkah korektif yang jelas, dampaknya bisa langsung terasa pada investasi industri, biaya pembiayaan proyek, dan kepercayaan investor,” ujar dia, dikutip dari Antara, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, peringkat kredit Indonesia masih berada pada level investment grade (BBB). Namun HKI menilai perubahan outlook tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konsistensi kebijakan ekonomi serta kredibilitas tata kelola fiskal dalam jangka menengah.
HKI mengingatkan bahwa proses industrialisasi Indonesia saat ini berada pada fase yang sangat krusial. Sejumlah sektor manufaktur strategis seperti elektronik, energi baru terbarukan, baterai, hingga industri berbasis hilirisasi sumber daya alam membutuhkan investasi jangka panjang dengan nilai yang sangat besar.
Dalam kondisi tersebut, stabilitas kebijakan fiskal, kepastian regulasi, serta kredibilitas tata kelola ekonomi menjadi faktor utama dalam menarik dan mempertahankan investasi industri.
HKI juga menilai perubahan persepsi risiko negara dapat berdampak langsung pada kenaikan biaya modal atau cost of capital bagi proyek industri.
Menurut dia, investor global umumnya akan menunda atau meninjau ulang rencana ekspansi ketika muncul ketidakpastian kebijakan makroekonomi.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)