Jakarta – Danantara Indonesia membidik penyatuan seluruh jaringan hotel milik BUMN dapat dituntaskan pada tahun ini. Agenda tersebut menjadi bagian dari langkah pembaruan model bisnis pariwisata Indonesia.Â
Saat ini, perusahaan-perusahaan pelat merah tercatat mempunyai lebih dari seratus hotel yang tersebar di berbagai daerah. Kepemilikan yang tersebar itu merupakan warisan kebijakan terdahulu, ketika masing-masing BUMN memiliki properti hotel sendiri.
BACA JUGA:Ekonom INDEF: Danantara Hadir di WEF 2026 Bangun Kepercayaan Investor Global
BACA JUGA:Gandeng PTPP, Danantara Indonesia Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang
BACA JUGA:Gerak Cepat Danantara Indonesia: Siapkan 15.000 Hunian Sementara untuk Korban Bencana
BACA JUGA:Danantara Indonesia dan BP BUMN Kirim 1.000 Lebih Relawan dan 100 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatra
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan proses penataan sebenarnya sudah berjalan sejak tahun sebelumnya lewat penggabungan pengelolaan sejumlah hotel. Pada fase awal, beberapa hotel BUMN telah berada dalam koordinasi Hotel Indonesia Natour (HIN) sebagai holding operator sektor pariwisata di bawah naungan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney).
Jumlah hotel BUMN itu mungkin lebih dari 100. Tahun lalu kami sudah melakukan proses konsolidasi operator, dan semuanya kita satukan di bawah Hotel Indonesia Natour, ujar Dony dalam acara diskusi di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Memasuki tahun ini, tahapan konsolidasi berlanjut ke fase yang lebih mendasar, yakni penggabungan kepemilikan seluruh aset hotel BUMN. Danantara menargetkan proses integrasi aset tersebut bisa dirampungkan sepanjang 2026.
Sesudah penyatuan aset selesai, Danantara akan bergerak ke langkah lanjutan dengan membuka peluang kerja sama bersama mitra strategis. Salah satu opsi yang dikaji adalah membentuk perusahaan patungan (joint venture) untuk pengembangan portofolio hotel.Â
/2025/12/04/1281030887.jpg)
/2025/10/29/865650798.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/15/1325170386.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487140/original/018897000_1769658154-Proses_pengawasan_harga_pangan_dan_pasokan_dilakukan_oleh_Satuan_Tugas_Sapu_Bersih__Satgas_Saber_-1.jpg)

/2022/04/01/764563844.jpg)
/2025/08/07/737618233.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2835792/original/038785100_1561357842-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4898437/original/015266300_1721643866-965ec85f-ffdc-4ba4-83ff-1fa9c30e62eb.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498860/original/065344600_1770723530-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_18.37.15__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497419/original/068689300_1770627953-Mensesneg_Prasetyo.jpg)