Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) langsung menyalurkan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Total PMN yang diterima SMF senilai Rp 6,68 triliun langsung disalurkan ke bank penyalur KPR rumah subsidi tersebut.
Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, pihaknya menerima pencairan dana pada penghujung 2025 lalu. Tak butuh waktu lama, dana itu langsung diteruskan ke bank penyalur ditambah dengan dana internal SMF. Totalnya mencapai Rp 8,03 triliun.
BACA JUGA:Dukung Rumah Murah, Pemerintah Suntik Modal Rp 6,68 Triliun ke PT SMF
BACA JUGA:PT Pelni Dapat Suntik Modal Rp 1,5 Triliun, Dikucurkan Lewat DanantaraÂ
BACA JUGA:Pemerintah Suntik Modal Rp 2,27 Triliun ke PT KAI dan PT INKA
Jadi pada waktu Rp 6,68 triliun itu kami terima, kami langsung mem-bridging-nya dengan kita punya dana internal, kita ambil dari pasar modal, kita jadiin satu menjadi Rp 8,03 triliun, langsung malam itu kita salurkan kepada bank-bank penyalur KPR FLPP, ungkap Ananta dalam konferensi pers di Surakarta, Jawa Tengah, ditulis Jumat (13/2/2026).
Dia menjelaskan, penyaluran paling besar mengarah ke PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan BTN Syariah yang kini jadi Bank Syariah Nasional (BSN). Dia menjelaskan, ada sekitar 15 bank penyalur KPR subsidi yang menerima terusan dana PMN itu.
Jadi malam itu habis semua. Gak sempat kita yang namanya kita hold sebentar itu enggak, langsung kita distribusikan, tegas dia.
Dia menerangkan lagi, SMF memegang porsi 25 persen dalam pemenuhan program KPR FLPP, 75 persen lainnya dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
/2025/09/09/1154512313.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2026/01/14/1374241906.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4534386/original/044652100_1691738436-IMG-20230811-WA0013.jpg)
/2025/07/23/427260430.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4905401/original/072467000_1722346240-IMG_0389__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4908277/original/043617300_1722647014-PBRA1879.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529004/original/022590700_1773302602-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_15.00.02.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529560/original/069840500_1773370657-BRI_Imlek.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529575/original/069455900_1773372057-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_09.28.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529583/original/055065300_1773372270-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_09.31.06.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527100/original/091852400_1773180939-Presiden_Prabowo_Subianto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160378/original/069897800_1741795320-cacbe7cf-b221-491f-8ec9-d3ec31df7d43.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)