Jakarta – Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang membatalkan kebijakan tarif global pemerintah Amerika Serikat memunculkan dinamika baru dalam perdagangan internasional.
Kebijakan tarif 10% yang sempat diumumkan hanya berlaku selama 150 hari dan masih berpotensi diperpanjang atau direvisi melalui regulasi lanjutan. Di tengah ketidakpastian tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan situasi ini justru bisa menjadi menguntungkan bagi Indonesia.
BACA JUGA:Pemain Ski Terakhir yang Hilang Diterjang Longsor Salju Dekat Danau Tahoe AS Ditemukan Tak Bernyawa
BACA JUGA:Indonesia Buka Keran Impor Ayam dari AS, Bagaimana Nasib Peternak?
BACA JUGA:Indonesia Buka Keran Impor Beras dan Jagung dari AS, Ini Alasannya
“Iya dua-duanya untunglah,” kata Menko Airlangga di Washington DC, Minggu (22/2/2026).
Airlangga menilai, baik skenario tarif 10% berlanjut maupun fasilitas tarif 0% dipertahankan, keduanya tetap membuka ruang keuntungan strategis bagi ekspor nasional.
Ia menjelaskan Indonesia telah menandatangani perjanjian bilateral dengan Amerika Serikat. Namun, perjanjian tersebut baru akan efektif setelah melewati masa 60 hari, termasuk proses konsultasi masing-masing negara dengan lembaga legislatifnya.
Artinya, masih ada ruang waktu bagi kedua pihak untuk melakukan pembahasan lanjutan. Pemerintah Indonesia pun terus berkoordinasi dengan otoritas perdagangan Amerika, termasuk USTR, sembari menunggu keputusan kabinet AS terhadap negara-negara yang sudah menandatangani kesepakatan.
Bagi Indonesia karena perjanjian ini masih berlaku akan efektif 60 hari kita masih punya waktu. Kita sudah berkoordinasi dengan USTR dan mereka mengatakan akan ada keputusan kabinet mereka terhadap mereka yang sudah menandatangani perjanjian. Danalhamdulillah kemarin Indonesia sudah menandatangani perjanjian,” jelasnya.
/2025/11/20/148874979.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3309036/original/007411800_1606469656-20201127-Upah-buruh-tani-naik-angga-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508949/original/011521100_1771645285-IMG_0231.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3490938/original/091266200_1624439228-20210623-Penjualan-Obat_-alkes_-dan-Vitamin-Meningkat-tallo-3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)