Jakarta – Sejumlah Chief Executive Organization (CEO) perusahan minyak dan gas (migas) paling berpengaruh di dunia menyampaikan pesan yang mengkhawatirkan minggu ini. Hal itu tentang dampak perang Iran terhadap pasokan energi dan konsekuensi jangka panjang bagi ekonomi global.
Mengutip CNBC, Minggu (29/3/2026), eksekutif berkumpul di Houston, Texas untuk konferensi energi tahunan CERAWeek S&P Global untuk mengevaluasi situasi perang. CEO memperingatkan pasar tidak mencerminkan skala gangguan terhadap pasokan minyak dan gas.
BACA JUGA:CEO Warner Bros Bakal Terima Pembayaran Rp 15,05 Triliun, Ini Syaratnya
BACA JUGA:CEO Saudi Aramco Mengingatkan Risiko Bencana Jika Krisis Minyak Berlanjut
BACA JUGA:Bos Danantara Cek Lokasi Pembangunan Rusun Subsidi di Lahan Meikarta
BACA JUGA:Penerus Warren Buffett, Greg Abel Menerbitkan Surat Pertama kepada Pemegang Saham
Eksekutif menuturkan, Asia dan Eropa akan menghadapi kekurangan bakar jika perang berlanjut. Harga minyak mungkin akan tetap tinggi bahkan jika konflik berakhir karena negara-negara kembali mengisi cadangan yang telah habis.
Anda tidak bisa begitu saja menghilangkan 8 hingga 10 juta barel minyak per hari, dan sekitar 20 persen pasar gas alam cair dari panggung dunia tanpa menimbulkan dampak signifikan,” ujar CEO ConocoPhilips Ryan Lance, kepada peserta CERAWeek.
CEO Kuwait Petroleum Corporation, Sheikh Nawaf al-Sabah menuturkan, Iran pada dasarnya telah memberlakukan blokade ekonomi terhadap produsen minyak di Timur Tengah dengan menutup Selat Hormuz, Selat tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan ekspor minyak produsen Arab Teluk ke pasar global.
“Ini bukan hanya serangan terhadap Teluk, tetapi juga serangan yang menyandera ekonomi dunia,” kata al-Sabah kepada konferensi tersebut.
CEO tersebut memperingatkan perang ini akan memiliki “efek domino” di seluruh ekonomi global.
“Biaya perang ini tidak hanya terbatas pada wilayah geografis di kawasan ini,” kata al-Sabah.
Biaya tersebut meluas hingga ke seluruh rantai pasokan.”
/2026/01/07/1592014958.jpg)
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2026/02/03/1693365585.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706892/original/027520100_1704433578-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538624/original/041324900_1774531939-1000272872.jpg)

/2024/08/29/2066812669.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3458470/original/028995200_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522869/original/082396800_1772778969-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_11.15.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540162/original/011671700_1774684318-Arus_balik_Lebaran_2026_di_Bandara_Soetta.jpg)