Jakarta – PT Danantara Asset Management (DAM) akan mengambil alih bisnis rumah sakit dari perusahaan BUMN, termasuk dari PT Pertamina (Persero). Nantinya, Danantara akan membentuk Holding BUMN Rumah Sakit tersendiri.
Hal tersebut diungkap Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Dia mengatakan, konsolidasi rumah sakit, termasuk milik Pertamina menjadi salah satu prioritas di tahun 2026 ini.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Bakal Jadi Holding Maskapai BUMN pada 2026
BACA JUGA:Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Resmi Dibangun, Segini Kapasitasnya
BACA JUGA:Kejagung Siap Jalankan Perintah Prabowo Usut Kasus Korupsi Eks Bos BUMN
Banyak rumah sakit kita, jadi nanti IHC itu diambil oleh Danantara, jadi holding sendiri, rumah sakit, kata Dony, ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dia mengatakan, langkah ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pertamina yang akan difokuskan pada bisnis minyak dan gas bumi (migas). Bisnis di luar itu akan dilepas dan digabung dengan bisnis serupa di anak-anak usaha BUMN lain.
Jadi mulai dari yang paling dekat itu pasti IHC (Indonesia Health Care), rumah sakit ya, hotel, kemudian tadi airlines, asuransi lagi kita review, kemudian bisnis yang lainnya apa lagi, ada juga yang kita, apa namanya, divestasi, kemudian bisnis yang non-related, itu kita lakukan proses, tutur dia.
Dia menargetkan proses konsolidasi bisnis BUMN ini bisa selesai pada 2026 ini. Mengingat lagi banyaknya jumlah BUMN yang bakal dikonsolidasi.
Jadi memang nanti perusahaan BUMN kita tuh bagus-bagus nanti, rumah sakit sendiri, kita ubah bisnis modelnya, jadi lebih baik, lebih proper, hotel sendiri, asuransi sendiri, oil and gas sendiri, airline sendiri, jelas dia.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)