Jakarta – Bank Indonesia tetap bersiaga atas penetapan suku bunga acuan di level tertinggi, khususnya yang menjadi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Ancang-ancang ini dipersiapkan meskipun Presiden AS Donald Trump telah melakukan pergantian pada Ketua Federal Reserve.Â
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, ketidakpastian global saat ini masih sangat tinggi. Baik itu terkait situasi geopolitik hingga kebijakan moneter yang dikeluarkan The Fed. Â
BACA JUGA:Harga Emas Sempat Tembus Rp 3 Juta, BI Bongkar Biang Keroknya
BACA JUGA:BI DKI Optimis Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,8 hingga 5,6 Persen di 2026, Inflasi Terkendali
BACA JUGA:BI DKI: Lebih dari 36% Transaksi QRIS Nasional Berasal dari Jakarta, Didominasi UMKM
Kita tahu semua, Presiden Trump itu pandangannya lebih dovish. Artinya dia lebih agak pesimis, sehingga dia ingin cepat-cepat menurunkan suku bunga, ujar dia di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Destry melihat, sosok Kevin Warsh sebagai bos baru The Fed tampaknya tidak akan begitu saja mengikuti keinginan Trump untuk segera menurunkan Fed Funds Rate.
Nampaknya pandangannya agak beda. Karena beberapa data di Amerika masih menunjukan satu penguatan. Sehingga market melihat Amerika kayaknya enggak akan secepat itu menurunkan suku bunga, imbuhnya.Â
Jadi artinya, kita masih akan menghadapi suku bunga tinggi di luar, khususnya di Amerika, dia menegaskan.Â
Meskipun begitu, Destry menilai perekonomian nasional kini memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi ketidakpastian global. Terutama dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 lalu.Â
Jadi intinya secara fundamental domestik ekonomi ini sebenarnya sudah kelihatan turning point-nya. Di kuartal IV ini kita melihat pertumbuhan 5,39,% kata dia.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3398286/original/053221600_1615372706-20210310-MRT-Akan-Hadir-di-LimaKota-TALLO-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494435/original/015567000_1770289364-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_4.14.56_PM__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)