Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembangunan kawasan hunian vertikal di lahan milik PT Kereta Api Indonesia di sejumlah kota besar sebagai bagian dari program pembangunan tiga juta rumah. Proyek tersebut direncanakan memanfaatkan aset lahan KAI yang berada di kawasan strategis perkotaan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan rencana ini bertujuan untuk mendorong program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi visi Presiden.
BACA JUGA:Hashim Minta Hunian Vertikal di Lahan KAI Diprioritaskan untuk ASN Junior
BACA JUGA:PT KAI: 719 Ribu Tiket KA Lebaran Daop 1 Jakarta Ludes, Terbanyak Berangkat dari Stasiun Senen
“Hari ini kita melakukan sebuah perencanaan ground breaking di lokasi atau aset milik PT KAI. Bersama saya hadir Menteri Perhubungan dan juga Dirut KAI beserta jajaranya. Tadi hadir Ketua Satgas Perumahan dan COO Danantara yang juga Kepala BUMN. Sama-sama tadi kita ingin menjadi bagian dari program pembangunan 3 juta rumah. Yang menjadi visi besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Untuk mengatasi permasalahan housing backlog,” ujarnya kepada wartawan, usai Konferensi Pers, Senin (16/3/2026).
Pembangunan hunian tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 2,2 hektare di dekat Stasiun KRL Manggarai dengan 8 tower yang akan menampung sekitar 2.200 unit hunian. Selain di Jakarta, proyek serupa juga direncanakan di beberapa kota lain, yakni kawasan Stasiun Kiaracondong di Bandung, Rumah Sakit Dr. Kariadi di Semarang, serta Stasiun Gubeng di Surabaya.
/2026/01/12/1406010689.jpg)
/2025/10/15/1790361821.jpg)
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532335/original/084744400_1773648315-Menteri_PKP_Maruarar_Sirait-16_Maret_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533195/original/025884600_1773727160-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532675/original/099330300_1773665888-IMG-20260316-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532681/original/027599600_1773666412-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.58.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1946058/original/021251600_1519810687-20180228-Tembakau-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532672/original/031344900_1773665569-1000031369.jpg)