Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kenaikan Pangkat Penghargaan Anumerta untuk hak pensiunnya bagi ASN korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500.
Mari #SobatBKN kita doakan kelancaran evakuasi yang sedang berjalan, termasuk keselamatan tim evakuasi di lapangan. Adapun bagi korban yang berstatus pegawai ASN, BKN telah menetapkan Pertek Kenaikan Pangkat Penghargaan Anumerta untuk hak pensiunnya, dikutip www.wmhg.org melalui akun isntagram @bkngoidofficial.
BACA JUGA:Pemprov Sulawesi Utara Segera Terapkan Manajemen Talenta ASN
BACA JUGA:SSCASN Resmi Buka Pendaftaran PPPK KemenHAM 2025, Cek Syaratnya
BACA JUGA:SIASN BKN: Pemerintah Daerah Diminta Segera Terapkan Manajemen Talenta ASN
Kronologi jatuhnya pesawat ATR 42-500. Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, sekitar pukul 13.17 WITA, Sabtu, 17 Januari 2026.
Pesawat diduga berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan perkiraan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
Pesawat tersebut berangkat dari Yogyakarta pada pukul 09.08 WITA dengan estimasi waktu tiba (ETA) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pukul 12.22 WITA.
Pada pukul 12.23 WITA, pesawat PK-THT diinstruksikan oleh petugas Air Traffic Control (ATC) Makassar Radar untuk melakukan intercept ILS Runway 21 melalui Openg pada ketinggian 5.300 kaki. Namun, pesawat dilaporkan melewati titik yang telah ditentukan (bablas).
Petugas ATC kemudian mengonfirmasi arah terbang pesawat dan menginstruksikan direct track ke final Runway 21. Pesawat sempat meminta menuju titik KABIB, namun diketahui telah melewati titik tersebut.
Selanjutnya, petugas mengarahkan pesawat ke final dengan heading 240 derajat dan kembali diulang dengan heading 250 derajat untuk intercept final Runway 21. Setelah instruksi tersebut, kontak dengan pesawat PK-THT dinyatakan hilang.
Proses Evakuasi Masih Berlanjut
Tim SAR gabungan terus memperkuat strategi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan sejak Sabtu, 17 Januari 2026. Hingga hari ini, ratusan personel dari berbagai unsur dikerahkan dan dibagi ke dalam sejumlah sektor pencarian.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478012/original/037681100_1768887901-KAI_batalkan_perjalanan_kereta_api-20_Januari_2026b.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)