Jakarta – Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam (GOPAN), Sugeng Wahyudi, menanggapi isu penghentian impor unggas Indonesia oleh Arab Saudi.
Menurutnya, pelaku industri unggas berupaya mengantisipasi dengan mengalihkan ekspor dari produk daging ayam segar ke produk olahan.
BACA JUGA:Perang Iran Lawan AS dan Israel, Mendag Waspadai Gangguan Rantai Pasok
BACA JUGA:Surplus Neraca Perdagangan Lanjut di Januari 2026, Terbesar dari Amerika Serikat
BACA JUGA:Top 3: Arab Saudi Setop Impor Unggas dari Indonesia
BACA JUGA:Indonesia Alihkan 25% Impor Minyak dari Selat Hormuz ke AS Imbas Perang Iran
Apalagi, industri dalam negeri sudah memiliki pengalaman memproduksi olahan seperti nugget dan sosis yang melalui rangkaian proses ketat, sehingga secara kualitas mampu melampaui standar yang ditetapkan otoritas pangan Arab Saudi, yakni Saudi Food and Drug Authority (SFDA).
“Secara kualitatif, produk olahan kita memenuhi syarat. Namun yang menjadi tantangan adalah daya saing. Produk Indonesia masih kalah bersaing dibanding negara lain seperti Brasil dan Thailand,” katanya kepada www.wmhg.org, Selasa (3/3/2026).
Ia mengakui, secara kuantitatif kebijakan tersebut berpotensi mengurangi volume ekspor unggas Indonesia. Meski demikian, Sugeng menilai kondisi ini tidak akan berlangsung lama, seiring program hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah.
Ia mencontohkan, Kementerian Pertanian secara periodik mengekspor produk unggas dan telur ke sejumlah negara seperti Jepang, Singapura, dan Timor Leste. Jepang sendiri dikenal memiliki standar kualitas relatif tinggi.
“Perusahaan Indonesia sanggup menembus pasar Jepang yang standarnya tinggi. Pada saat bersamaan, mestinya juga mampu memenuhi standar mutu Arab Saudi,” ujarnya.
Dari sisi industri, Sugeng menilai dampak langsung penghentian impor tersebut belum signifikan karena volumenya relatif kecil. Namun, ia menekankan momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan, terutama dalam peningkatan mutu dan tata kelola teknis industri unggas, seperti penguatan biosecurity.
“Perbaikan mutu dan tata kelola harus terus dilakukan agar produk unggas Indonesia tidak dicurigai atau terindikasi penyakit,” tegasnya.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479512/original/004559300_1768980711-Kelas_menengah_pulang_kerja_di_ibu_kota__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412750/original/051626400_1683024970-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-3.jpg)

/2026/01/11/1785258241.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)