Jakarta – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), Nvidia belakangan memilih investasi ke Malaysia ketimbang Indonesia. Salah satunya mengenai kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan Nvidia.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan pertimbangan kualitas SDM itu yang mendasari pilihan Nvidia. Padahal, pemerintah sudah menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Nongsa, Batam.
BACA JUGA:Dari Robot Interaktif hingga AV Mercedes, Nvidia Gegerkan CES!
BACA JUGA:CES 2026 Jadi Panggung Chip AI Terbaru NVIDIA, Qualcomm, hingga Intel
BACA JUGA:Harga GPU Nvidia dan AMD Terancam Naik Tajam di 2026, Gamer PC Harus Siap Mental
BACA JUGA:Nvidia Resmi Beli Saham Intel Rp 82,82 Triliun
Kalau yang saya sempat dengar bahwa mereka memilih Malaysia, salah satunya karena mereka mendata berapa master, berapa PhD yang tersedia di Indonesia dan di Malaysia sesuai dengan kebutuhan mereka. Suka tidak suka, ternyata dari hasil observasi mereka, Malaysia lebih punya banyak PhD di bidang komputer itu dan juga master di bidang itu, kata Nurul, ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, ditulis Sabtu (10/1/2026).
Atas dasar itu, menurutnya perlu ada langkah yang diambil Indonesia. Kedepannya pemerintah mendorong penguatan kualitas SDM berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Jadi ke depan harusnya STEM itu menjadi arus utama bagi peningkatan sumber daya manusia, katanya.
Selain itu, pihaknya mendorong lembaga pendidikan tinggi agar bisa menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Nah yang harus kita coba cermati ke depan adalah bagaimana baik pemerintah, maupun universitas-universitas negeri dan swasta tidak mengedepankan memproduksi sumber daya manusia yang tidak relevan dengan kebutuhan industri ke depan, yang notabene didukung oleh penguasaan teknologi, tutur Nurul Ichwan.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3233958/original/005284500_1599717943-20200910-Jakarta-Tarik-Rem-Darurat_-Ganjil-Genap-Ditiadakan-dan-Transportasi-Umum-Dibatasi-3.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)