Jakarta – Holding BUMN Sektor Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney berhasil menyatukan berbagai sektor usaha perusahaan pelat merah. Perusahaan ini pula menjadi yang pertama diresmikan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
InJourney diresmikan pada 13 Januari 2022 lalu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Waktu itu diresmikan oleh Pak Presiden Jokowi di Mandalika, satu-satunya holding BUMN yang diresmikan oleh Presiden, karena ini adalah satu-satunya holding yang dibentuk multisektor, ungkap Direktur Utama InJourney, Maya Watono di Sarinah, Jakarta, Senin (19/1/2026).
BACA JUGA:InJourney Bakal Kelola 106 Hotel BUMN Tahun Ini
BACA JUGA:InJourney Kejar Reduksi 4.000 Ton CO2e dari Aset Kelolaan, Termasuk Ratusan Hotel BUMN
BACA JUGA:7 Bandara Bakal Dipercantik di 2026, Ini Sebaran Lokasinya
Dia menjelaskan, BUMN sektor pariwisata masuk dalam kelolaan InJourney, seperti Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), hingga InJourney Destination Management.
Kemudian, ada pula sektor aviasi yang menggabungkan Angkasa Pura I dan II menjadi Angkasa Pura Indonesia. BUMN pengelola 37 bandara ini mengusung nama InJourney Airports. Sektor ritel, ada Sarinah yang memasarkan produk lokal dan UMKM terkurasi.
Pertama kalinya di Indonesia ada holding aviasi dan pariwisata dari hulu ke hilir. Biasanya holding BUMN itu pertambangan, perkebunan, single sector, tapi ini pertama kalinya dari hulu ke hilir, ucap dia.
Misi InJourney
Maya menjelaskan, InJourney lahir dengan mandat yang cukup besar. Yakni, mengerek pariwisata di Tanah Air pasca terdampak pandemi Covid-19.
Waktu itu memang dibentuk dengan visi yang sangat besar, yang pertama at the time, tahun 2022 adalah akselerasi pariwisata post-pandemic, ujar Maya.
Tapi ke depannya adalah visi besarnya mengintegrasikan ekosistem aviasi dan pariwisata Indonesia menjadi satu kekuatan besar untuk membangun ekonomi bangsa, ia menambahkan.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)