Jakarta – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, mencatat meningkatnya risiko gagal panen di lahan padi wilayah terdampak bencana seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi penanaman padi pada November 2025 menunjukkan tekanan signifikan di tiga provinsi utama sentra produksi.
Berdasarkan pemantauan BPS, sebesar 11,43 persen lahan pertanian yang biasanya ditanami padi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berpotensi mengalami gagal panen.
Jika kita melihat perkembangan kondisi penanaman padi khsuusnya di 3 provinsi terdampak bencana yaitu di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada bulan November 2025. Sebesar 11,43 persen lahan pertanian yang biasa ditanami padi di total 3 provinsi tersebut berpotensi terjadi gagal panen, kata Pudji dalam Konferensi Pers BPS, ditulis, Selasa (6/1/2026).
Pudji menyebut, angka ini melonjak tajam dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, seiring dampak bencana yang mengganggu siklus tanam dan kondisi lahan.
Proporsi potensi gagal panen ini meningkat tajam dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, ungkapnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464005/original/024058100_1767676518-WhatsApp_Image_2026-01-06_at_10.30.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426974/original/045149600_1764322636-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3047334/original/082105900_1581414535-20200211-Omnibus-Law-Diyakini-Bisa-Perkuat-Ekonomi-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376784/original/035978900_1760020950-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_18.01.40__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)