• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Integra Indocabinet (WOOD) Optimalkan Pasar AS dan Diversifikasi Ekspor pada 2026

    Integra Indocabinet (WOOD) Optimalkan Pasar AS dan Diversifikasi Ekspor pada 2026

    Micro Drama China Jadi Mesin Pertumbuhan Baru WeTV Indonesia

    Micro Drama China Jadi Mesin Pertumbuhan Baru WeTV Indonesia

    Diversifikasi, Diamond Citra (DADA) Masuk ke Segmen Rumah Tapak Lewat Akuisisi PKSI

    Diversifikasi, Diamond Citra (DADA) Masuk ke Segmen Rumah Tapak Lewat Akuisisi PKSI

    Amman Mineral (AMMN) Kucurkan US$ 3,03 Juta untuk Kegiatan Eksplorasi Kuartal IV-2025

    Amman Mineral (AMMN) Kucurkan US$ 3,03 Juta untuk Kegiatan Eksplorasi Kuartal IV-2025

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Integra Indocabinet (WOOD) Optimalkan Pasar AS dan Diversifikasi Ekspor pada 2026

    Integra Indocabinet (WOOD) Optimalkan Pasar AS dan Diversifikasi Ekspor pada 2026

    Micro Drama China Jadi Mesin Pertumbuhan Baru WeTV Indonesia

    Micro Drama China Jadi Mesin Pertumbuhan Baru WeTV Indonesia

    Diversifikasi, Diamond Citra (DADA) Masuk ke Segmen Rumah Tapak Lewat Akuisisi PKSI

    Diversifikasi, Diamond Citra (DADA) Masuk ke Segmen Rumah Tapak Lewat Akuisisi PKSI

    Amman Mineral (AMMN) Kucurkan US$ 3,03 Juta untuk Kegiatan Eksplorasi Kuartal IV-2025

    Amman Mineral (AMMN) Kucurkan US$ 3,03 Juta untuk Kegiatan Eksplorasi Kuartal IV-2025

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » AMTI dan APCI Tolak Aturan Pengamanan Zat Adiktif di PP Kesehatan

AMTI dan APCI Tolak Aturan Pengamanan Zat Adiktif di PP Kesehatan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-27
0

AMTI dan APCI Tolak Aturan Pengamanan Zat Adiktif di PP Kesehatan

wmhg.org – JAKARTA. Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dan Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) menolak implementasi pasal-pasal pertembakauan di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Pelaksana UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023.

''Sebagai bagian dari hulu ekosistem pertembakauan yang turut memiliki peran strategis di dalam perekonomian Indonesia, ada 2, 5 juta petani tembakau dan 1,5 juta petani cengkeh yang terkena imbas dari tekanan peraturan ini,'' kata Budi, Sekertaris Jenderal APTI, dalam konferensi pers Senin (26/8) di Jakarta.

Budi menjelaskan, produksi tembakau di Indonesia tahun 2023 mencapai 307,2 ribu, dimana Jawa Timur menjadi sentra produksi andalan nasional yang produksinya mencapai 135,117 ribu ton.

Saat ini, Budi melihat optimisme jutaan petani bersiap memasuki masa panen tembakau tengah meningkat terlebih angka produksi tembakau tahun ini diperkirakan naik.

''Apalagi, dengan harga tembakau di Indonesia rata-rata sekitar Rp 50.000, nilai produksinya Rp 15 trilun sampai Rp 20 triliun,'' ungkapnya. 

Menurut dia, yang menjadi urgensi kebutuhan petani saat ini adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas petani tembakau, seperti pendampingan atau pelatihan pertanian.

Kemudian, bantuan pupuk karena subsidi saat ini sudah dicabut, alat-alat yang mendukung mekanisasi pertanian hingga pengaturan proses tata niaga agar berpihak pada kesejahteraan petani.

Dukungan ini yang sangat kami butuhkan agar terus dapat bertumbuh, berdaya saing dan sejahtera, ujar Budi. 

Pemerintah harusnya tidak gegabah dan terburu-buru dalam melahirkan peraturan seperti PP Nomor 28 Tahun 2024 yang bisa mematikan ladang penghidupan kami. Apalagi, disebut-sebut ancaman peraturan turunan PP Kesehatan ini akan segera disahkan,'' imbuhnya.

Saat ini, di Indonesia ada 14 sentra pertembakauan dengan lebih dari 100 jenis tembakau. Sekitar 70% dari 200.000 ton tembakau yang diproduksi oleh petani tembakau di Indonesia diserap oleh industri hasil tembakau (IHT).

Dan, 99,96% dari total luas lahan sentra tembakau nasional, merupakan perkebunan rakyat.

Dahlan Sahid, Ketua Umum APCI, menyebutkan, 97% produktivitas petani cengkeh diserap utuh oleh industri rokok kretek. Cengkeh merupakan dwi tunggal sebagai bahan baku utama rokok kretek. Oleh karena itu, petani cengkeh sangat bergantung pada keberlangsungan IHT.

Cengkeh merupakan salah satu subs-sistem dari ekosistem pertembakauan tanah air. Bersama dengan 2,5 juta petani tembakau, petani cengkeh berada di hulu, disusul oleh sekitar 600 ribu pekerja pabrik, pedagang dan UMKM, jelasnya. 

IHT adalah lokomotif yang menyerap komoditas bahan baku, tenaga kerja dan pedagang. Sebagai satu kesatuan maka satu gangguan yang terjadi di salah satu mata rantai ekosistem IHT, baik di hulu maupun dihilir maka akan dirasakan akibatnya oleh yang lainnya, tambah dia.

Gangguan terhadap IHT akan berakibat turunnya produksi rokok dan berujung pada petani cengkeh karena akan mengurangi serapan industri yang tentunya akan berakibat pada turunnya harga cengkeh.

Akhirnya, akan menurunkan penghasilan petani. Hal ini akan berefek panjang. Sepertinya tidak ada sektor industri lain yang dapat menyumbang ke kas negara seperti sektor tembakau, kata Dahlan.

Jangan mentang-mentang akan segera selesai masa jabatannya lantas Menteri Kesehatan mengesahkan aturan turunan tanpa mempertimbangkan keberadaan kami di sektor hulu. Kecenderungannya pemerintah saat ini ugal-ugalan mengesahkan aturan yang justru akan memberatkan Pemerintahan baru, sebut dia.

I Ketut Budhyman, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), memaparkan, PP Nomor 28 Tahun 2024 memukul ekosistem pertembakauan di tengah optimisme petani.

PP Kesehatan yang baru saja disahkan akan mematikan seluruh petani tembakau dan cengkeh karena pengetatan berbagai aturan di sisi hilir. Padahal para petani tembakau di Madura,Tulungagung, Temanggung, sedang optimistis karena hasil panennya bagus.

Namun, keberadaan peraturan ini membuat jutaan petani khawatir terhadap keberlangsungan mata pencaharian mereka. Melihat pengalaman pada 2023, petani tembakau dan petani cengkeh memiliki harapan tinggi dan berada pada situasi optimis karena berhasil menjual hasil panennya dengan kualitas dan harga baik.

Petani berbudi daya dan panen dengan harapan semua hasilnya dengqn kualitas baik akan jadi sumber penghasilan. Namun harapan tersebut malah dihancurkan, ujar Ketut.

Cukup sudah berbagai regulasi yang menekan sektor tembakau. Aturan pemerintah ini ibarat menembak kaki sendiri. Padahal Kementerian Pertanian sudah membalas surat dari asosiasi petani tembakau dan menyampaikan bahwa PP Kesehatan tidak akan melukai kami, imbuhnya.

Dia menjelaskan, faktanya hari ini pasal-pasal di hilir sangat membuat kami khawatir. Prihatinnya lagi, Kementerian Kesehatan seperti tidak mengindahkan masukan Kementerian Pertanian yang mencoba mencari jalan tengah dengan tetap melindungi petani tembakau dan cengkeh.

Kebijakan di hilir untuk mengendalikan konsumsi tembakau akan turut berdampak kepada pemangku kepentingan di sisi hulu: para petani.

''Saat ini beberapa daerah pertanian tembakau memulai proses panen. Namun di sisi hilir ancaman pasal-pasal Pengamanan Zat Adiktif di PP Kesehatan justru menimbulkan ketidakpastian, tegas Ketut.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Cek Fakta: Dokter Zaidul Akbar Sebut Air Kelapa Dapat Membersihkan Lendir di Paru-Paru

Cek Fakta: Dokter Zaidul Akbar Sebut Air Kelapa Dapat Membersihkan Lendir di Paru-Paru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dukung Hunian Rakyat, BRI Jadi Penyalur Kredit Terbesar Program Perumahan Nasional

Dukung Hunian Rakyat, BRI Jadi Penyalur Kredit Terbesar Program Perumahan Nasional

2026-03-10
Info Terbaru Jam Operasional KRL Jabodetabek di Hari Raya Idul Fitri 2025

Info Terbaru Jam Operasional KRL Jabodetabek di Hari Raya Idul Fitri 2025

2025-04-01
Lewat Contract Farming, Pemprov DKI Penuhi Kebutuhan Pangan Jakarta

Lewat Contract Farming, Pemprov DKI Penuhi Kebutuhan Pangan Jakarta

2025-07-23
Pertamina Ungkap Investasi RDMP Balikpapan Tembus Rp 123 Triliun

Pertamina Ungkap Investasi RDMP Balikpapan Tembus Rp 123 Triliun

2026-01-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan RI Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan RI Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

2026-03-10
Buka Puasa Lebih Hemat di Kenangan Brands, Bayar Pakai QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

Buka Puasa Lebih Hemat di Kenangan Brands, Bayar Pakai QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

2026-03-10
USD IDR Tembus Rp 17.000, Rupiah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia

USD IDR Tembus Rp 17.000, Rupiah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia

2026-03-10
Dukung Hunian Rakyat, BRI Jadi Penyalur Kredit Terbesar Program Perumahan Nasional

Dukung Hunian Rakyat, BRI Jadi Penyalur Kredit Terbesar Program Perumahan Nasional

2026-03-10

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Jadi Primadona, Investasi Emas Melonjak 60% Dalam Setahun

Jadi Primadona, Investasi Emas Melonjak 60% Dalam Setahun

2026-03-10
0
Dana Pengelolaan Haji Bisa Masuk ke Investasi Emas, Antisipasi Fluktuasi Dolar AS

Dana Pengelolaan Haji Bisa Masuk ke Investasi Emas, Antisipasi Fluktuasi Dolar AS

2026-03-10
0
4,8 Juta Hektare Lahan Sawit Rakyat Butuh Peremajaan

4,8 Juta Hektare Lahan Sawit Rakyat Butuh Peremajaan

2026-03-10
0
625 Ribu Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Ludes Terjual

625 Ribu Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Ludes Terjual

2026-03-10
0
Tantangan Industri Penerbangan Indonesia, Delay Sedikit Langsung Viral

Tantangan Industri Penerbangan Indonesia, Delay Sedikit Langsung Viral

2026-03-10
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan RI Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan RI Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

2026-03-10
Buka Puasa Lebih Hemat di Kenangan Brands, Bayar Pakai QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

Buka Puasa Lebih Hemat di Kenangan Brands, Bayar Pakai QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

2026-03-10

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.