Jakarta – Kesulitan penambangan (mining) Bitcoin (BTC) mengalami penurunan cukup besar dalam pembaruan terbaru. Berdasarkan data CloverPool, penyesuaian yang terjadi di ketinggian blok 941.472 menurunkan tingkat kesulitan sebesar 7,76%. Ini menjadi penurunan terbesar kedua sepanjang 2026.
Melansir Coinmarketcap, Minggu (22/3/2026), sebagai gambaran, kesulitan penambangan adalah ukuran seberapa sulit komputer (miner) untuk memecahkan teka-teki kriptografi guna menambahkan blok baru ke blockchain Bitcoin. Jika angkanya turun, berarti proses mining menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya.
BACA JUGA:Derita Pensiunan di Hong Kong, Rugi Rp 14 Miliar Gara-Gara Penipuan Berkedok Pakar Kripto
Sementara itu, hashrate jaringan yakni total kekuatan komputasi yang digunakan oleh seluruh miner di jaringan Bitcoin saat ini berada di kisaran 933,51 exahash per detik (EH/s), dengan beberapa estimasi menyebut sekitar 948 EH/s. Semakin tinggi hashrate, semakin kuat dan aman jaringan, karena lebih banyak daya komputasi yang terlibat dalam proses verifikasi transaksi.
Para analis menilai pelemahan ini bisa berlanjut dalam jangka pendek. Data terbaru bahkan menunjukkan kemungkinan penurunan lanjutan sekitar 0,39% pada penyesuaian berikutnya.
Dalam pembaruan terakhir, rata-rata waktu pembuatan satu blok tercatat sekitar 9 menit 32 detik. Angka ini mendekati target ideal Bitcoin, yakni 10 menit per blok, yang menandakan sistem masih berupaya menjaga kestabilan kecepatan transaksi.
Jika melihat periode sebelumnya, tingkat kesulitan sempat melonjak hingga 14,73% pada Februari. Namun setelah itu, terjadi penurunan tajam, termasuk koreksi 11,16% pada 7 Februari dan penurunan terbaru sebesar 7,76%. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa sektor penambangan Bitcoin tengah mengalami fase yang cukup bergejolak.Â
/2026/01/20/883161196.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2026/01/20/1078598350.jpg)
/2026/01/05/369835760.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931532/original/090545100_1724925587-IMG-20240829-WA0029.jpg)







:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535863/original/060254700_1774160228-0dc7e705-7c71-4ad3-a8ab-2e70a1d5a61a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523301/original/058794000_1772800726-IMG_0761.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535727/original/090736300_1774097311-PT_Kereta_Api_Logistik_atau_KAI_Logistik_kembali_mengangkut_dua_lokomotif_hidrolik-_21_Maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535730/original/073491700_1774100404-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-21_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)