Jakarta – Dubai telah lama memposisikan posisinya sebagai pusat global bagi pendiri, pelaku pasar dan influencer kripto. Akan tetapi, seiring meningkatnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran, pihak berwenang telah memperketat aturan seputar konten online.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Jumat (13/3/2026), aturan-aturan ini tidak diterima dengan baik oleh beberapa kreator konten. Di antara mereka adalah seorang pedagang kripto populer yang dikenal secara online sebagai ElonTrades, yang minggu ini mengungkapkan telah meninggalkan Uni Emirat Arab.
BACA JUGA:Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,22 Miliar Tersengat Akumulasi ETF
BACA JUGA:Salah Klik, Trader Kripto Ini Kehilangan Lebih dari Rp 800 Miliar
BACA JUGA:Bitcoin Mulai Dijadikan Pelindung Nilai oleh Wall Street, Takut Imbas Perang?
UEA memperketat aturan untuk kreator konten
Mulai 1 Februari 2026, UEA menerapkan peraturan yang lebih ketat untuk kreator dan pengiklan online. Berdasarkan aturan baru, influencer harus memperoleh Izin Pengiklan, yang sering disebut sebagai izin media elektronik influencer, serta lisensi perdagangan komersial untuk beroperasi secara legal. Kebijakan ini secara efektif memperlakukan pembuatan konten sebagai aktivitas komersial formal daripada sekadar hobi.
Pihak berwenang telah mengumumkan peraturan tersebut pada 2025 dan menawarkan masa tenggang hingga 31 Januari 2026 bagi para kreator untuk mematuhinya. Sejak saat itu, para pejabat juga telah memperingatkan agar tidak memposting informasi yang belum diverifikasi tentang konflik yang sedang berlangsung.
Otoritas Dubai mengeluarkan peringatan dini setelah serangan rudal pertama, mendesak warga untuk tidak membagikan video lama atau gambar yang menyesatkan secara online. Kantor Media Dubai mengatakan konten semacam itu dapat menimbulkan kebingungan dan informasi yang salah selama periode yang sensitif.
Berdasarkan Pasal 52 Undang-Undang Federal UEA No. 34 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Rumor dan Kejahatan Siber, menyebarkan berita palsu atau informasi yang bertentangan dengan sumber resmi dapat dikenakan hukuman berat.
Individu yang terbukti bersalah dapat menghadapi hukuman penjara minimal satu tahun dan denda 100.000 dirham (sekitar USD 27.224), dengan hukuman yang lebih berat jika unggahan dianggap menghasut keresahan publik.
Pihak berwenang telah mulai menegakkan aturan tersebut. Baru-baru ini, seorang turis Inggris berusia 60 tahun dilaporkan ditangkap setelah diduga merekam rudal Iran di atas Dubai dan memposting rekaman tersebut secara online.
/2025/09/09/1154512313.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2026/01/14/1374241906.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507913/original/033474700_1771558036-Prabowo_Trump_Tanda_Tangan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386206/original/040754400_1760959734-PT_Central_Finansial_X__CFX_.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528396/original/032251600_1773283873-6eee7a33-b6f1-4584-b4fc-d02e5e477f14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529280/original/062761300_1773318836-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_10.36.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4397366/original/016884800_1681642592-Angkutan_Mudik_Motor_Gratis_2023-TALLO_3.jpg)