Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik kepada perbankan karena dinilai menghambat pembahasan RUU struktur pasar kripto di Senat terkait pembayaran imbal hasil (yield) stablecoin.
“Genius Act sedang diancam dan dilemahkan oleh bank-bank, dan itu tidak bisa diterima Kami tidak akan membiarkannya,” tulis Trump dikutip dari laman Cointelegraph.com, Rabu (4/3/2026).
BACA JUGA:Bos Kartel Narkoba Meksiko El Mencho Dimakamkan dalam Peti Mati Emas
BACA JUGA:Potensi Dampak Pembatalan Kebijakan Tarif Resiprokal Presiden Trump Terhadap Ketahanan Energi Indonesia
BACA JUGA:Trump Serang PM Starmer karena Tak Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Menurut Trump, AS perlu menyelesaikan Market Structure secepatnya. Bank-bank mencetak keuntungan rekor, dan pihaknya tidak akan membiarkan mereka merusak agenda kriptonya yang pada akhirnya bisa lari ke China dan negara lain jika Clarity Act tidak segera dituntaskan.
Trump menyebut GENIUS Act sebagai pencapaian utamanya untuk menarik perusahaan kripto ke Amerika Serikat. Undang-undang tersebut memberikan jalur regulasi bagi penerbit stablecoin, tetapi melarang mereka menawarkan pembayaran imbal hasil secara langsung kepada pemegang.
Namun, platform pihak ketiga seperti bursa kripto tetap dapat menawarkan imbal hasil kepada pengguna yang memegang stablecoin.
Kelompok perbankan berpendapat bahwa hal tersebut merupakan celah hukum dan mendorong agar RUU struktur pasar kripto di Senat memasukkan larangan atas seluruh pembayaran imbal hasil stablecoin.
DPR sebelumnya telah meloloskan versi mereka dari RUU tersebut, yang disebut CLARITY Act, pada Juli.
“Bank tidak seharusnya mencoba melemahkan Genius Act atau menyandera Clarity Act. Mereka perlu membuat kesepakatan yang baik dengan industri kripto karena itu yang terbaik bagi rakyat Amerika, kata Trump.
/2025/10/16/375892851.jpg)
/2025/07/14/152958095.jpg)
/2026/01/06/1043778783.jpg)
/2025/12/04/917036872.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740424/original/062893500_1707701851-fotor-ai-2024021283117.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732115/original/070853200_1706779283-fotor-ai-20240201161614.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519556/original/062756300_1772582112-30eb8930-3e63-4d01-8494-8bbe5d1498c2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4343918/original/011952600_1677749769-20230302-Peternakan-Unggas-Flu-Burung-AFP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519320/original/001297200_1772545720-IMG-20260303-WA0081.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519322/original/003963000_1772545748-PT_Kereta_Api_Logistik__KAI_Logistik__-3_maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509479/original/035334100_1771722267-Pejabat_Sementara_Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-22_Februari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519348/original/068398200_1772548669-Direktur_Operasional_dan_Keuangan_PT_SMI__Aradita_Priyanti.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1217808/original/097705600_1461834626-20160428-Jelang-Hari-Buruh_-Presiden-Buruh-Bahas-Pembentukan-Partai-Politik-Antonius-4.jpg)