Jakarta – Operasi internasional bertajuk Operation Atlantic berhasil mengungkap skema penipuan kripto berskala global dengan total kerugian mencapai lebih dari USD 45 juta atau sekitar Rp 770 miliar (estimasi kurs Rp 17.112 per dolar AS.
Dikurip dari News Bitcoin.com, Sabtu (11/4/2026), operasi selama sepekan ini melibatkan sejumlah lembaga, seperti National Crime Agency (NCA), United States Secret Service, Kepolisian Provinsi Ontario, serta Komisi Sekuritas Ontario.
BACA JUGA:Harga SUI Berpotensi Naik 20 Kali Lipat, Ini Analisis Terbarunya
BACA JUGA:CTO Ripple Sebut Bitcoin Milik Satoshi Nakamoto Rp 1.100 Triliun Diduga Hilang Selamanya
BACA JUGA:Trump Rugi Rp 17 Triliun dari Bitcoin, Taruhan Kripto Berujung Tekanan
Fokus utama operasi ini adalah metode penipuan yang dikenal sebagai approval phishing, yaitu teknik di mana pelaku menipu korban agar memberikan akses ke dompet kripto melalui platform investasi palsu.
Korban umumnya tertarik pada tawaran investasi kripto yang tampak meyakinkan. Namun, setelah menyetujui transaksi tertentu, pelaku langsung memperoleh kendali atas dompet digital dan menguras dana korban.
Lebih dari 20.000 korban telah teridentifikasi di Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

/2025/12/08/659294977.jpg)
/2019/08/22/1849344355.jpg)
/2025/07/29/1414537044.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552390/original/081877400_1775808352-IMG_3481.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549891/original/039205300_1775632510-1000284134.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551851/original/080783400_1775783585-d6f42e15-61a2-4931-8543-c943cd99e82e.jpeg)
/2025/08/11/510014266.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1607800/original/075205400_1496043531-Foto_Liputan6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)