Jakarta – Agen federal Amerika Serikat menyita lebih dari USD 61 juta dalam bentuk Tether (USDT) yang diduga terkait praktik pencucian uang hasil penipuan kripto dengan modus “pig butchering”.
Dikutip dari cryptopotato, Senin (2/3/2026), penyidik menyebut dana tersebut dilacak ke sejumlah alamat kripto yang diduga digunakan untuk mencuci hasil kejahatan. Modus “pig butchering” sendiri dikenal sebagai skema penipuan yang menargetkan korban dengan membangun hubungan emosional sebelum menguras dana mereka.
BACA JUGA:Bitcoin Berpeluang Menguat di Tengah Risiko Perang, Ini Alasannya
BACA JUGA:2 Kripto Terbaik Dibeli dengan Modal USD 100, Mau Tahu?
BACA JUGA:Bitcoin Lebih Tahan Dibanding Saham Asia di Tengah Gejolak Serangan Iran
Dokumen pengadilan menyebut pelaku merekrut korban dan memanipulasi mereka agar mentransfer uang dengan dalih investasi kripto yang menguntungkan.
Penyidik mengungkap, korban kerap didekati melalui pendekatan personal dan emosional, termasuk berpura-pura menjadi pasangan romantis untuk membangun kepercayaan.
Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku mengklaim memiliki pengetahuan khusus atau teknik yang bisa menghasilkan keuntungan besar dari perdagangan kripto.
Korban kemudian diarahkan ke platform perdagangan kripto palsu yang dirancang menyerupai platform resmi, baik dari sisi nama maupun tampilan. Di dalamnya ditampilkan portofolio investasi fiktif dengan imbal hasil sangat tinggi untuk meyakinkan korban agar menyetor dana lebih besar.
/2025/02/12/295818587.jpg)
/2025/09/22/1467086553.jpg)
/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2024/07/01/823936766.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515886/original/006200500_1772202661-Konferensi_pers_di_Brilian_Club-27_Februari_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467322/original/061717500_1767872284-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516564/original/069964200_1772330623-LPDP.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459767/original/052734300_1767173469-publikasi_1767166092_6954d08c6d721.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5371515/original/011669500_1759665536-1001320582.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475276/original/056009900_1768562165-1000026474.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)