Jakarta – Pasar aset digital kembali diguncang tekanan besar setelah harga Bitcoin (BTC) turun tajam selama beberapa pekan terakhir. Mata uang kripto terbesar di dunia itu bahkan sempat anjlok ke bawah level USD 66 ribu, atau lebih dari Rp 1 miliar (kurs USD 1 = Rp 16.825) pada Kamis sore waktu setempat, menyentuh titik terendahnya dalam lebih dari satu tahun.
Kondisi ini memperkuat kekhawatiran bahwa pasar kripto tengah memasuki fase yang dikenal sebagai musim dingin kripto, periode penurunan berkepanjangan yang sering diwarnai volatilitas ekstrem dan sentimen negatif investor.
BACA JUGA:BitMine Beli 20.000 Ethereum saat Harga Jatuh
BACA JUGA:Efek Isu The Fed dan Kevin Warsh Picu Aksi Jual Bitcoin, Pasar Dinilai Salah Tafsir
BACA JUGA:Harga Bitcoin Terpangkas 50% dari Posisi Tertinggi, Pengamat Bilang Begini
Dikutip dari CNBC, Jumat (6/02/2026). Sejumlah analis menilai level USD 70 ribu, atau sekitar Rp 1,1 miliar sebagai ambang psikologis penting bagi Bitcoin. Ketika harga menembus batas tersebut, tekanan jual dinilai semakin dalam. Saat ini, Bitcoin telah terkoreksi hampir 50 persen dari rekor tertingginya pada Oktober lalu, ketika harganya sempat menyentuh sekitar USD 126 ribu, atau sekitar Rp 2 miliar.
Penurunan tersebut terjadi meskipun dukungan kebijakan terhadap aset digital di Amerika Serikat (AS) semakin menguat, termasuk sikap pro-kripto Presiden Donald Trump dan berbagai kebijakan ramah kripto dari regulator.
Fenomena ini menegaskan sentimen positif dan “kabar baik” belum tentu mampu mendorong harga naik di tengah musim dingin kripto. Para analis menyebut fase ini sering kali ditandai dengan kelelahan pasar, aksi ambil untung besar-besaran, serta tekanan makroekonomi yang membuat investor menjauh dari aset berisiko.
Bagi investor ritel maupun institusional, kondisi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kembali strategi investasi, memahami risiko volatilitas, dan menentukan apakah penurunan harga saat ini merupakan ancaman atau justru peluang jangka panjang.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498980/original/019472900_1770734550-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara_Indonesia__Pandu_Sjahrir-10_Februari_2026a.jpeg)
/2021/06/25/1023034377.jpg)
/2022/08/17/655909018.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494435/original/015567000_1770289364-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_4.14.56_PM__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)