Jakarta – CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan akan terus mengerjakan rancangan undang-undang (RUU) struktur pasar kripto Amerika Serikat (AS) selama Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pekan ini.
Mengutip the block, Selasa (20/1/2026), dalam pernyataan video yang diunggah di platform X dahulu Twitter, Armstrong menuturkan, Coinbase akan tetap aktif dalam RUU selama Davos. Ia mengakan diskusi lebih lanjut dengan eksekutif bank untuk menjembatani kesenjangan yang tersisa.
BACA JUGA:Bos Coinbase Kritik RUU Kripto AS: Lebih Baik Tak Ada Undang-Undang
BACA JUGA:Coinbase Ingatkan China Bakal Peroleh Keuntungan Jika AS Batasi Imbalan atas Stablecoin
BACA JUGA:CEO Coinbase Umumkan Penangkapan Oknum di India Terkait Pelanggaran Data Internal
BACA JUGA:Bos Coinbase Sebut Sistem Keuangan Tradisional Rusak, Anak Muda Beralih ke Kripto
BACA JUGA:Standard Chartered Gandeng Coinbase Kembangkan Infrastruktur Kripto Institusional
Kami akan terus mengerjakan legislasi struktur pasar, dan bertemu dengan beberapa CEO bank untuk mencari tahu bagaimana kami dapat menjadikan ini solusi yang saling menguntungkan,” kata Armstrong.
Armstrong mencatat stablecoin seharusnya membuka peluang bagi perusahaan kripto dan bank tradisional di lapangan yang setara. Ia akan menyampaikan diskusi tersebut kepada Senat dan pemerintah untuk mendorong kemajuan legislatif.
Di Forum Ekonomi Dunia yang diadakan pada 19-23 Januari 2026, Armstrong menuturkan akan berinteraksi dengan pemimpin dunia tentang bagaimana kripto dapat memperbarui sistem keuangan tradisional dan mengeksplorasi potensi tokenisasi dalam mendemokratisasi akses ke pasar modal.
Coinbase menarik dukungannya dari RUU struktur pasar pekan lalu setelah meninjau teks RUU yang diperbarui oleh Senat. Bursa itu menyimpaikan beberapa kekhawatiran terkait draft teks tersebut, termasuk pembatasan imbal hasil stablecoin.
Draf teks Senat berupaya melarang penyedia aset digital untuk membayar imbal hasil hanya karena memegang stablecoin, meskipun akan mengizinkan imbalan berbasis aktivitas yang terkait dengan transaksi, staking atau penyediaan likuiditas.
Hal ini sejalan dengan penentangan kuat sektor perbankan terhadap platform kripto yang menawarkan imbal hasil tersebut. Dengan alasan hal itu dapat mengalihkan simpanan dari rekening tabungan tradisional dan menciptakan ketidakstabilan keuangan.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)