Jakarta – Analis JPMorgan Chase mengatakan pemimpin baru telah muncul dalam persaingan penambangan bitcoin (BTC). Penambang bitcoin yang memimpin itu ternyata bukan MARA Holdings.
Mengutip Yahoo Finance, Kamis (19/2/2026), Bitdeer yang berbasis di Singapura telah mengungguli raksasa penambangan bitcoin (BTC) Amerika Serikat, MARA dalam tingkat hash rate penambangan mandiri.
BACA JUGA:JPMorgan: Bitcoin Oversold, Emas dan Perak Terlalu Ramai Diburu
BACA JUGA:JPMorgan Prediksi Arus Modal Kripto Kian Deras pada 2026, Ternyata Gara-gara Ini
BACA JUGA:JPMorgan Sebut Aliran Dana ke ETF Stabil Dukung Pasar Kripto
Menurlis analis JPMorgan yang dipimpin oleh Reginald Smith Bitdeer sekarang mengalokasikan 63,2 exahasg per detik (EH/s) untuk menambang bitcoin sendiri. Ini melampaui angka MARA yang dilaporkan sebesar 60,4 EH/s.
Exahash (EH/s) adalah satuan yang digunakan untuk mengukur hash rate penambangan Bitcoin. Satu exahash sama dengan 1 kuintiliun hash per detik.
Dalam penambangan Bitcoin, EH/s menunjukkan seberapa besar daya komputasi yang digunakan untuk memecahkan teka-teki kriptografi. Semakin tinggi jumlah exahash, semakin kuat dan kompetitif operasi penambangan, dan semakin aman jaringan Bitcoin.
Penambangan Bitcoin Bukan Lagi Seperti Dulu
Penambangan Bitcoin bukan lagi bisnis yang mudah menghasilkan uang seperti dulu. Meningkatnya kesulitan jaringan, pengurangan hadiah pasca-halving, dan harga energi yang fluktuatif telah menekan margin di semua lini.
Operasi skala besar sekarang membutuhkan pengeluaran modal besar, integrasi vertikal, dan efisiensi operasional hanya untuk tetap kompetitif. Bagi penambang yang lebih kecil atau kurang efisien, profitabilitas menjadi semakin sulit dicapai.
Dalam setahun terakhir, banyak penambang Bitcoin semakin beralih ke kecerdasan buatan, staking Ethereum (ETH), atau menutup operasi penambangan.
/2025/01/14/1692653614.jpg)
/2025/04/21/1968679424.jpg)
/2025/11/04/270124776.jpg)
/2025/06/06/1462733630.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)

/2025/03/18/1464031863.jpg)
/2023/03/01/987950780.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2818901/original/014369400_1559118553-20190529-Hotel-Kucing-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506813/original/087354100_1771476618-WhatsApp_Image_2026-02-18_at_17.48.43.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4184395/original/026585700_1665141029-FOTO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484823/original/081967800_1769486359-1000027262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/716848/original/Sidak-PNS-140804.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467325/original/053844600_1767872285-4.jpg)