Jakarta – Pergerakan pasar kripto dinilai dipengaruhi hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang membentuk harapan baru investor terhadap kebijakan moneter.
Demikian disampaikan Vice President Indodax, Antony Kusuma dikutip dari Antara, Sabtu (21/3/2026).
BACA JUGA:Regulator AS Ungkap Detil Baru Terkait Jaminan Kripto
BACA JUGA:Survei: 72% Pemimpin Melihat Kripto jadi Hal yang Penting
BACA JUGA:Bos Solana Foundation Sebut Game Kripto Sudah Mati
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 21 Maret 2026: Bitcoin dan Ethereum Berlawanan Arah
Ia menuturkan, harga bitcoin turun ke kisaran USD 70.000 setelah hasil pertemuan FOMC menunjukkan sinyal kebijakan moneter yang masih cenderung ketat.
Sebelumnya, ia mengatakan, bitcoin sempat menguat mendekati USD 76.000 pada Selasa, 17 Maret 2026 dipicu arus masuk dana institusional ke spot bitcoin exchange traded fund (ETF) sebesar USD 199,37 juta hingga sesi ketujuh berturut-turut. Sementara itu, total arus masuk selama tujuh hari mencapai USD 1,16 miliar.
Hal itu menunjukkan minat investor besar yang masih terjaga meski pasar mengalami volatilitas, namun, setelah pertemuan FOMC, para investor melakukan penyesuaian yang mempengaruhi pergerakan harga, tercermin dari koreksi sekitar 7 – 8 persen, ujar dia dikutip dari Antara.
Menurut dia, keputusan FOMC yang mempertahankan suku bunga acuan serta revisi naik proyeksi inflasi menunjukkan arah kebijakan The Federal Reserve (the Fed) yang masih cenderung hawkish.
Pasar pun menangkap sinyal bahwa inflasi belum turun secepat harapan, sehingga likuiditas ke aset berisiko seperti kripto menjadi lebih terbatas. Namun, ini merupakan bagian dari penyesuaian pasar terhadap dinamika ekonomi global yang terus berkembang,” ujar Antony.
Dalam keputusan terbaru, The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 – 3,75 persen dan menaikkan prediksi inflasi 2026 menjadi sekitar 2,7 persen.
Ketua The Federal Reserve (the Fed), Jerome Powell menuturkan, penurunan suku bunga akan sangat bergantung pada perkembangan inflasi, di tengah ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah dan kenaikan harga energi.
Kondisi ini, menurut Antony membuat peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat menjadi lebih terbatas, sehingga mempengaruhi minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Pergerakan Bitcoin saat ini berada di kisaran USD 70.000, dengan area USD 70.000 – 72.000 menjadi level support penting yang dicermati oleh investor.
/2026/01/20/1078598350.jpg)
/2026/01/05/369835760.jpg)
/2026/01/20/1056040193.jpg)
/2024/01/07/512833856.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534694/original/030997000_1773884307-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931803/original/003038800_1724943087-WhatsApp_Image_2024-08-29_at_12.27.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4946745/original/070587600_1726638796-9869342a-c57a-423d-9c65-10b442bfd9d5.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535413/original/068439700_1774002745-WhatsApp_Image_2026-03-20_at_17.30.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1363011/original/054355300_1475488357-20161003-Pasar-Tebet-Jakarta--Angga-Yuniar-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532599/original/022364200_1773658824-7.jpg)