Jakarta – Harga emas melonjak signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, sementara Bitcoin justru mengalami tekanan hebat hingga merosot ke bawah level psikologis USD 90 ribu atau sekitar Rp 1,5 miliar (kurs USD 1 = Rp 16.795).
Pergerakan berlawanan dua aset yang sama-sama kerap disebut sebagai “penyimpan kekayaan” ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan investor: apakah Bitcoin benar-benar bisa disandingkan dengan emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang?
BACA JUGA:Saat Saham dan Kripto Bergejolak, ICMSS Soroti Emas sebagai Alternatif Investasi
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini Masih Perkasa, Analis Ungkap Target XAUUSD Selanjutnya
BACA JUGA:Harga Emas Sempat Tembus Rp 3 Juta, BI Bongkar Biang Keroknya
Dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (10/2/2026), dalam beberapa dekade terakhir, emas dikenal sebagai aset aman klasik yang digunakan investor untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi, krisis ekonomi, hingga gejolak pasar keuangan.
Meskipun sistem moneter global tidak lagi berbasis standar emas, logam mulia ini tetap memiliki nilai intrinsik karena bersifat fisik dan terbatas. Ketika ketidakpastian meningkat, investor cenderung kembali memburu emas, mendorong harga ke level yang semakin tinggi meskipun disertai volatilitas harian yang tajam.
Di sisi lain, Bitcoin yang sering dijuluki sebagai “emas digital” justru menunjukkan kinerja yang kontras. Kripto terbesar di dunia itu tertekan tajam dan gagal mengikuti reli emas.
Kondisi ini memicu kekhawatiran Bitcoin belum sepenuhnya teruji sebagai aset lindung nilai, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan potensi resesi global.
Perbedaan pergerakan harga ini semakin memperjelas perdebatan lama di pasar keuangan mengenai peran Bitcoin: apakah benar-benar penyimpan kekayaan, atau lebih tepat disebut sebagai aset spekulatif berisiko tinggi.
/2025/12/04/1281030887.jpg)
/2025/10/29/865650798.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/15/1325170386.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)

/2022/04/01/764563844.jpg)
/2025/08/07/737618233.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2835792/original/038785100_1561357842-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4898437/original/015266300_1721643866-965ec85f-ffdc-4ba4-83ff-1fa9c30e62eb.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498860/original/065344600_1770723530-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_18.37.15__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497419/original/068689300_1770627953-Mensesneg_Prasetyo.jpg)