Jakarta – Harga bitcoin (BTC) yang turun drastis dari rekor tertinggi di atas USD 126.000 atau Rp 2,12 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.830) pada Oktober 2025 telah memperburuk sentimen di pasar kripto. Namun, arus dana meski keluar dari kripto tetapi dinilai tidak menunjukkan kepanikan investor.Â
Mengutip CNBC, Senin (16/2/2026), kepercayaan telah terguncang pada aset yang sebelumnya dipandang sebagai saingan digital emas sebagai penyimpan nilai. Sebagian lainnya sebagai aset berisiko yang akan terus berkembang pesat seiring dengan pemerintahan Trump yang ramah kripto.
BACA JUGA:Saat Pasar Panik, Perusahaan ini justru Serok BTC
BACA JUGA:Skandal Ponzi Bitcoin: CEO PGI Ramil Palafox Masuk Penjara 20 Tahun
BACA JUGA:Harga Bitcoin Pulih, Sentimen Ini Bakal Bayangi Pasar Kripto
BACA JUGA:Â CEO MARA: Bitcoin Jadi Aset Geopolitik Strategis
Sejak harga tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025, bitcoin telah kehilangan hampir setengah nilainya dan ketidakmampuannya untuk pulih dalam perdagangan meningkatkan kekhawatiran tentang musim dingin kripto lainnya, penurunan berkepanjangan yang mirip dengan saat jatuhnya FTX pada 2022. Saat itu bitcoin jatuh dari hampir USD 50.000 menjadi USD 15.000. Hanya dalam sebulan terakhir, Bitcoin telah turun lebih dari 25%.
Namun, ahli investasi kripto dalam acara CNBC ETF Edge mengatakan, arus masuk dan keluar bitcoin serta ETF kripto baru-baru ini menunjukkan investor jangka panjang tidak meninggalkan kelas aset ini. Dana memang telah keluar, tetapi mereka mengatakan tidak sampai pada tingkat yang menunjukkan kepanikan investor jangka panjang.
Selama tiga bulan terakhir, iShares Bitcoin Trust (IBIT) telah mengalami arus keluar bersih sekitar USD 2,8 miliar atau Rp 47,12 triliun. Itu cukup besar, tetapi selama setahun terakhir, ETF BlackRock telah menarik arus masuk bersih hampir USD 21 miliar atau Rp 353,45 triliun, menurut VettaFi. Kategori ETF bitcoin spot yang lebih luas menunjukkan pola yang serupa.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/12/16/1784191268.jpg)
/2025/08/04/1851491066.jpg)
/2024/02/27/495856755.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425300/original/081348700_1764220776-Menteri_UMKM_Maman_Abdurrahman.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482750/original/049070400_1769245589-Protecting_Lifes_Progress_1-rs.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503337/original/015659100_1771134730-publikasi_1771122848_699130a063be3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503429/original/015347600_1771142312-PT_IAS_Hospitality_Indonesia_gandeng_jaringan_executive_lounge_independen_terbesar_di_dunia__Plaza_Premium_Group__PPG_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4557923/original/074382700_1693446163-people-high-five-library-close-up_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499908/original/040306700_1770800044-IMG_1338.jpeg)