Jakarta – Ethereum Foundation (EF) resmi menjadikan keamanan pasca-kuantum (post-quantum security) sebagai prioritas utama. Langkah ini menandai pergeseran fokus dari sekadar riset menuju implementasi nyata, seiring kekhawatiran bahwa kemajuan komputasi kuantum dapat mengancam sistem kriptografi blockchain lebih cepat dari perkiraan.
Dikutip dari Coinmarketcap, Senin (26/1/2026), Ethereum Foundation mengumumkan pembentukan tim khusus Post Quantum dengan pendanaan sebesar USD 2 juta. Langkah tersebut diambil menyusul potensi kemampuan komputer kuantum di masa depan yang dinilai dapat membobol mekanisme kriptografi yang saat ini digunakan oleh blockchain, termasuk Ethereum.
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Bitcoin dan Ethereum Terkoreksi
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini Bergerak Variatif, Bitcoin Masih Bertahan di Level Tinggi
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 24 Januari 2026: Bitcoin dan Ethereum Mulai Menghijau
Peneliti Ethereum, Justin Drake, menjelaskan bahwa riset terkait ketahanan terhadap komputasi kuantum sebenarnya sudah dimulai sejak 2019. Namun kini, pengembangan tersebut telah memasuki tahap pembangunan dan pengujian secara aktif.
Tim Post Quantum ini akan dipimpin oleh insinyur Ethereum Foundation, Thomas Coratger, bersama Emile dari tim leanVM. Fokus kerja mereka meliputi riset, perancangan protokol, serta pengembangan infrastruktur pengujian guna mempersiapkan Ethereum menghadapi ancaman kuantum di masa depan.
Koordinasi dengan para pengembang juga ditingkatkan. Ethereum kini menggelar pertemuan dua mingguan bertajuk “All Core Devs – Post Quantum” yang dipandu oleh Antonio Sanso, untuk membahas perkembangan teknis hingga isu keamanan yang berdampak langsung pada pengguna.
/2026/01/12/1406010689.jpg)
/2025/10/15/1790361821.jpg)
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4904275/original/038891900_1722250525-IMG-20240729-WA0113.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533195/original/025884600_1773727160-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532675/original/099330300_1773665888-IMG-20260316-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532681/original/027599600_1773666412-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.58.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1946058/original/021251600_1519810687-20180228-Tembakau-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532672/original/031344900_1773665569-1000031369.jpg)