Jakarta – Kesalahan sederhana saat bertransaksi kripto dapat berujung kerugian besar. Sepanjang Januari, dua insiden terpisah membuat pengguna kripto kehilangan total USD 62 juta atau sekitar ratusan miliar rupiah, akibat salah menyalin alamat wallet dan serangan phishing.
Dikutip dari Crypto Potato, Selasa (10/2/2026), menurut laporan solusi keamanan Web3 Scam Sniffer, seorang pengguna kripto kehilangan USD 12,25 juta pada Januari setelah menyalin alamat wallet yang keliru. Sebelumnya, pada Desember, kasus serupa juga terjadi dan menelan kerugian lebih besar, yakni USD 50 juta.
BACA JUGA:Perusahaan Penambang Bitcoin Ini Jual BTC demi Bayar Utang
BACA JUGA:Harga Emas Melonjak saat Bitcoin Tertekan di Bawah USD 90.000
BACA JUGA:Pasar Kripto Bergejolak, Penasihat Keuangan Masih Optimistis
Kedua insiden tersebut menunjukkan bahwa kesalahan manusia masih menjadi salah satu celah terbesar dalam keamanan aset digital. Meski teknologi blockchain dikenal aman, proses transaksi yang tidak dapat dibatalkan membuat kesalahan kecil berdampak fatal.
Scam Sniffer menilai tren ini menjadi peringatan serius bagi pengguna kripto, terutama di tengah meningkatnya aktivitas penipuan yang memanfaatkan kelengahan korban saat bertransaksi.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2024/01/10/1175600077.jpg)
/2026/01/14/1753234005.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
/2016/10/07/1683647833.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541636/original/081632100_1774874847-3301f0a8-f092-4641-84d6-9914f33c0643.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532293/original/061990200_1628161552-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4226120/original/052852800_1668423876-Mark_Cuban_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)