Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) menembus level psikologis USD 70.000 pada perdagangan sesi Asia, dengan sempat menyentuh USD 69.101 di salah satu bursa utama sebelum kembali stabil di sekitar USD 70.000. Aksi beli bertahap mulai muncul, meski dilakukan dengan penuh kehati-hatian oleh pelaku pasar.
Dikutip dari CoinMarketCap, Jumat (6/2/2026), pergerakan ini tidak terlihat seperti kepanikan sesaat dalam satu candle besar. Sebaliknya, pasar tampak telah menopang level USD 70.000 selama beberapa pekan, sebelum akhirnya menguji area di bawahnya. Kondisi tersebut menjadi sinyal penting bagi proyeksi harga Bitcoin dalam jangka pendek.
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 9 Februari 2026: Bitcoin dan ETH Menghijau
BACA JUGA:Efek Isu The Fed dan Kevin Warsh Picu Aksi Jual Bitcoin, Pasar Dinilai Salah Tafsir
BACA JUGA:Pasar Kripto Masih Hadapi Volatilitas Usai Keuntungan Bitcoin Era Trump Hilang
BACA JUGA:Jejak Jeffrey Epstein di Kripto: Investasi di Coinbase hingga Blockstream
Sepanjang pekan ini, Bitcoin tercatat turun lebih dari 7 persen, sementara secara year to date pada 2026 telah terkoreksi hampir 20 persen. Ether juga bergerak lebih lemah sepanjang tahun ini, meski masih bertahan di atas level psikologis USD 2.000.
Ketika aset kripto utama melemah secara bersamaan, hal itu biasanya menandakan persoalan yang lebih luas. Bukan semata dipicu satu aset atau satu sentimen, melainkan berkaitan dengan biaya uang dan sentimen risiko global, dua faktor utama yang kerap menjadi dasar pergerakan harga Bitcoin.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
/2021/06/25/1023034377.jpg)
/2022/08/17/655909018.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494435/original/015567000_1770289364-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_4.14.56_PM__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)