Jakarta – Bitcoin (BTC) tercatat masih mampu bertahan dan diperdagangkan di zona hijau pada perdagangan Senin pagi, meskipun pasar keuangan global mengalami tekanan besar.
Kondisi ini terjadi ketika sejumlah pasar saham Asia mengalami salah satu aksi jual paling tajam dalam beberapa tahun terakhir. Lonjakan harga energi disebut menjadi pemicu utama gejolak tersebut.
BACA JUGA:Aktor Hollywood Ramal Bitcoin akan Mati, Benarkah Kripto Ini di Ujung Jalan?
BACA JUGA:9 AI Dunia Kompak Prediksi Harga Bitcoin, Kapan Tembus USD 100.000 Lagi?
BACA JUGA:Siap-siap, Bitcoin Bisa Turun ke USD 60.000
Situasi tersebut bahkan memicu pembukaan perdagangan dengan status “limit down” pada sejumlah indeks utama di kawasan Asia.
Salah satu contohnya adalah indeks KOSPI di Korea Selatan, yang anjlok lebih dari 9 persen hingga memicu circuit breaker atau penghentian sementara perdagangan untuk meredam kepanikan pasar.
Di tengah kondisi pasar yang bergejolak, Bitcoin justru masih menunjukkan stabilitas relatif dibandingkan aset tradisional.
Pergerakan harga Bitcoin pada awal perdagangan berada di kisaran USD 67.100 hingga USD 67.200 sebelum sempat naik dan mencapai puncak sekitar USD 67.600 pada pukul 04.25 UTC.
Namun setelah mencapai level tersebut, tekanan jual mulai muncul sehingga harga bergerak turun secara bertahap.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)