Jakarta – Pasar kripto global masih berada dalam bayang-bayang dominasi Bitcoin. Hal ini tercermin dari Altcoin Season Index milik CoinMarketCap yang saat ini berada di level 22, menandakan bahwa reli altcoin belum benar-benar dimulai.
Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (5/12/2025), Altcoin Season Index dikenal sebagai salah satu indikator kuantitatif penting untuk membaca siklus pasar kripto. Indeks ini mengukur kinerja 100 aset kripto terbesar (di luar stablecoin dan aset wrapped) dibandingkan dengan Bitcoin dalam periode 90 hari terakhir.
BACA JUGA:Pasar Altcoin Tunjukkan Pola Akumulasi Besar, Potensi Pergerakan Baru Muncul
BACA JUGA:Grayscale Rilis Daftar 20 Altcoin Teratas Kuartal IV 2025, Simak Daftarnya di Sini
BACA JUGA:Volatilitas Pasar Kripto Berpotensi Meningkat saat Libur Natal
BACA JUGA:Sinyal Awal Altcoin Season? Indeks Altcoin Mulai Bergerak Naik
Metodenya cukup sederhana. Analis menghitung persentase altcoin yang mampu mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan Bitcoin. Pasar baru dianggap memasuki “altcoin season” jika angka tersebut melampaui 75%.
Dengan skor 22, artinya hanya 22% altcoin besar yang berhasil mengungguli Bitcoin dalam tiga bulan terakhir. Kondisi ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase Bitcoin season, di mana investor cenderung memilih aset yang dianggap paling aman.
Pendekatan berbasis data ini dinilai penting karena mampu menghilangkan faktor emosional dalam membaca siklus pasar kripto, yang kerap dipengaruhi euforia atau ketakutan berlebihan.
Secara historis, kondisi seperti ini bukan hal baru. Pada akhir 2020 hingga awal 2021, saat pasar kripto mengalami bull run besar, Altcoin Season Index kerap berada di atas 75, bahkan sempat menembus level 90. Kala itu, sektor DeFi dan NFT tumbuh sangat agresif dan menarik arus modal besar.
Sebaliknya, level indeks yang rendah seperti sekarang biasanya muncul ketika tekanan makroekonomi meningkat, mulai dari kebijakan suku bunga hingga ketegangan geopolitik global. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung kembali ke Bitcoin yang dipersepsikan sebagai “emas digital.”
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)