Jakarta – Penipuan kripto telah menjadi salah satu ancaman keuangan yang paling cepat berkembang di Amerika Serikat (AS).
Mengutip Yahoo Finance, Sabtu (14/2/2026), berdasarkan data the Federal Trade Commission atau Komisi Perdagangan Federal, pada 2025, warga AS kehilangan miliaran dolar AS akibat penipuan mulai dari platform investasi palsu hingga penipuan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan generatif. Kerugiannya sangat besar dan targetnya sering kali orang-orang yang sama sekali tidak berencana investasi di kripto.
BACA JUGA:Investor Berpotensi Tinggalkan ETF Bitcoin AS Beralih ke Pasar Global
BACA JUGA:Analis Memperingatkan Dominasi Bitcoin Terancam Stablecoin
BACA JUGA:Uni Eropa Mau Larangan Total Transaksi Kripto dengan Rusia
Berikut adalah tiga penipuan kripto yang merugikan ribuan orang dengan nilai miliaran dolar AS, dikutip dari Yahoo Finance:
1.Penipuan Pig Butchering
Penipuan Pig Butchering adalah penipuan yang telah ada selama beberapa dekade. Penipu sering membangun kepercayaan dengan target, seringkali melalui aplikasi kencan atau jejaring sosial, sebelum menawarkan investasi kripto dengan imbal hasil tinggi. Mereka memposisikan diri sebagai orang yang sukses secara finansial, dan akhirnya memperkenalkan peluang investasi kripto palsu.
Disebut Pig Butchering karena penipu menggemukkan”babi” dengan meyakinkan korban untuk menyetor lebih banyak uang ke akun yang mereka yakini sedang mereka investasikan. Pembunuhan terjadi ketika penipu menghilang dan korban kehilangan semua uangnya.
Pada April 2025, seorang wanita di Maryland kehilangan jutaan dolar AS dalam penipuan pemotongan babi kripto, menurut CBS News. FBI mengumumkan bahwa Operasi Level Up telah memberi tahu 5.831 korban penipuan investasi mata uang kripto, di mana 77% dari mereka tidak menyadari mereka telah ditipu.
/2025/11/24/926949912.jpg)
/2024/09/16/78355248.jpg)
/2025/11/24/1458310970.jpg)
/2024/11/12/808128652.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
/2023/11/14/265599980.jpg)
/2023/04/25/1220420315.jpg)
/2020/08/31/176606199.jpg)
/2025/12/04/1281030887.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375846/original/057251800_1680074711-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424747/original/096223300_1683862013-close-up-hands-holding-tablet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4410597/original/021067700_1682846409-jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash.jpg)