• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Target PNBP Minerba Rp134 Triliun, Produksi Dipangkas Jadi Batu Sandungan

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Tarif 47% dari AS Ancam Industri Tekstil, Diversifikasi Pasar Harus Dipercepat

Tarif 47% dari AS Ancam Industri Tekstil, Diversifikasi Pasar Harus Dipercepat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-04-20
0

Tarif 47% dari AS Ancam Industri Tekstil, Diversifikasi Pasar Harus Dipercepat

wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan Amerika Serikat (AS) yang mengenakan tarif tinggi sebesar 47% terhadap produk tekstil dan garmen asal Indonesia dinilai menjadi ancaman serius bagi industri tekstil nasional.

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menyebut, langkah pemerintah AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump itu berpotensi langsung memukul daya saing ekspor tekstil Indonesia.

“Harus diakui, pengenaan tarif 47% ini tentu berdampak signifikan. Biaya ekspor yang lebih tinggi bisa membuat produk tekstil Indonesia kurang menarik bagi pembeli di luar negeri, khususnya di pasar AS yang selama ini menjadi tujuan utama,” ujar Diana kepada Kontan Minggu (20/4).

Menurutnya, kondisi tersebut bisa berujung pada pengurangan ekspor, penurunan produksi, hingga berimbas pada efektivitas kerja karyawan di sektor tekstil. Terlebih, AS selama ini merupakan pasar utama ekspor tekstil Indonesia.

Bahkan, ekspor ke negeri Paman Sam selalu mendominasi volume dan nilai ekspor pakaian jadi dari tahun ke tahun.

Diana mencatat, pada Januari-Februari 2025 saja, volume ekspor pakaian dan aksesori (rajutan) dari Indonesia ke AS meningkat 89,51% secara tahunan menjadi 29.900 ton. Sementara volume ekspor alas kaki juga naik 16,64% menjadi 20.400 ton. “Dengan lonjakan tarif seperti ini, bukan tidak mungkin terjadi penurunan hingga 25%-30%,” ujarnya.

Demi menahan dampak negatif tersebut, Kadin menilai perlu percepatan diversifikasi pasar ekspor, mengingat dominasi pasar AS menyimpan risiko besar.

Diana menyebutkan beberapa kawasan potensial, seperti Eropa, dengan peluang lewat ajang seperti Bread & Butter dan Berlin Fashion Week, pasar Asia seperti Jepang, hingga Timur Tengah untuk produk busana muslim.

“Kita juga harus mulai melirik pasar Afrika yang selama ini kurang tergarap maksimal. Tapi tentu pelaku usaha harus menyesuaikan diri, meningkatkan kualitas dan menyesuaikan dengan standar internasional,” tambahnya.

Selain dari sisi pasar, Diana juga menyarankan agar pelaku industri, terutama pelaku UKM, segera mengambil langkah mitigasi jangka pendek. Di antaranya dengan mengefisiensikan proses produksi, mengurangi biaya operasional, mengoptimalkan teknologi, serta memperkuat kemitraan dengan distributor dan mitra bisnis lainnya.

Tak kalah penting, kata Diana, pemerintah juga harus hadir melalui kebijakan yang konkret. Langkah seperti negosiasi lanjutan dengan pemerintah AS untuk menurunkan tarif, insentif ekspor, serta dukungan pengembangan infrastruktur dan SDM menjadi kunci menjaga daya saing industri.

“Pemerintah perlu mengembangkan fasilitas logistik dan transportasi agar biaya lebih efisien, sekaligus membina SDM dan teknologi yang mendukung daya saing. Diversifikasi pasar juga harus difasilitasi,” tandas Diana.

Ia menekankan, ketahanan industri tekstil nasional harus dibangun dengan pendekatan menyeluruh, baik dari pelaku usaha maupun dukungan regulasi. “Dengan langkah-langkah strategis ini, kita bisa tetap bertahan dan bahkan tumbuh di tengah tekanan global seperti saat ini,” imbuhnya.

Selanjutnya: Penderita Kolesterol Catat, Ini 5 Makanan Perontok Kolesterol Tinggi

Menarik Dibaca: Manfaat Konsumsi Kunyit untuk Mengobati Asam Lambung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Istri Mendes Yandri Susanto Menang Quick Count Indikator 76,9 Persen

Istri Mendes Yandri Susanto Menang Quick Count Indikator 76,9 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menteri Keuangan Brasil Tunda Konsultasi Pajak Kripto

Menteri Keuangan Brasil Tunda Konsultasi Pajak Kripto

2026-03-23
Satgas PKH Cabut Izin Tambang Agincourt Resources Imbas Bencana Sumatera

Satgas PKH Cabut Izin Tambang Agincourt Resources Imbas Bencana Sumatera

2026-01-20
InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029

2026-01-20
Mundur Jadi Ketum, Airlangga Soroti Capaian Partai Golkar

Mundur Jadi Ketum, Airlangga Soroti Capaian Partai Golkar

2024-08-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

2026-03-23
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

2026-03-23
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 Maret 2026, Dipatok Segini di Hari ke-2 Lebaran

2026-03-23
Oleh-Oleh Legendaris Semarang, Bandeng Juwana Elrina Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Oleh-Oleh Legendaris Semarang, Bandeng Juwana Elrina Tumbuh Bersama Dukungan BRI

2026-03-23

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-23
0
Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 5,7% saat Ramadan

Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 5,7% saat Ramadan

2026-03-23
0
KAI Logistik Angkut Dua Lokomotif Hidrolik Tambahan untuk Angkutan Lebaran 2026

KAI Logistik Angkut Dua Lokomotif Hidrolik Tambahan untuk Angkutan Lebaran 2026

2026-03-23
0
Pesan Menko Airlangga saat Momen Lebaran 2026: Pemerintah Beri Stimulus Diskon hingga WFA

Pesan Menko Airlangga saat Momen Lebaran 2026: Pemerintah Beri Stimulus Diskon hingga WFA

2026-03-23
0
Sejak Kapan Mudik Jadi Tradisi di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sejak Kapan Mudik Jadi Tradisi di Indonesia? Ini Penjelasannya

2026-03-23
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

Harga Emas Anjlok 11% Selama Sepekan, Ini Penyebabnya

2026-03-23
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 22 Maret 2026: 2 Karat Tak Sampai Rp 200 Ribu

2026-03-23

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.