• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Penjualan Naik, Hatten Bali (WINE) Optimistis Raup Rp 324 Miliar pada 2025

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    Cek Strategi Bisnis & Ekspansi Spindo (ISSP) Pasca Cetak Laba Rp 213,36 Miliar

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    TBS Energi Utama (TOBA) Bidik Aset Pengolahan Limbah di Asia Tenggara untuk Diakusisi

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

    Investasi Nikel Turun di Tengah Pengurangan Produksi Smelter Nikel China

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Tak Terlalu Berpengaruh, Ini Strategi Produsen Batubara Hadapi Regulasi Energi China

Tak Terlalu Berpengaruh, Ini Strategi Produsen Batubara Hadapi Regulasi Energi China

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-29
0

Tak Terlalu Berpengaruh, Ini Strategi Produsen Batubara Hadapi Regulasi Energi China

wmhg.org – JAKARTA. Indonesia bersiap menghadapi efek samping dari penerapan Undang-undang energi pertama China telah berlaku sejak 1 Januari 2025 lalu. Regulasi anyar ini disebut akan memastikan keamanan energi Negeri Tirai Bambu yang tengah fokus mempromosikan transisi energi hijau dan rendah karbon.

Saat ini, China adalah negara tujuan ekspor batubara terbesar Indonesia setelah India. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor batu bara Indonesia ke China pada tahun 2021adalah sebesar 108,49 juta ton, kemudian mengalami penurunan di tahun 2022 sebesar 69,68 juta ton dan meningkat lagi di tahun 2023 menjadi 81,68 juta ton.

Dengan potensi pergeseran fokus energi China ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), Plt Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani mengatakan kebijakan penggunaan bauran energi bersih China sebelumnya memang telah terprediksi.

Namun secara garis besar untuk kebutuhan batubara industri juga masih ada. Estimasi kami untuk ekspor di (tahun 2025) adalah 327 juta-an (ton), ungkap Gita saat dihubungi Kontan, Rabu (29/01).

Baca Juga: Lawatan ke India, Menteri ESDM Ungkap Peluang Kerjasama Hilirisasi Batubara dan Nikel

APBI tambah dia, juga telah menghitung akan ada penurunan ekspor batubara secara tipis sepanjang tahun 2025, yaitu diangka 1,26% jika dibandingkan ekspor batubara sepanjang 2024.

Penurunan tidak terlalu signifikan dari 2024, penurunan sekitar 1,26%, kata dia.

Meski ada potensi penurunan ekspor ke China tahun ini, ekspor ke India diprediksi akan tetap mendaki, khususnya setelah pemerintah India meneken peraturan impor batubara untuk PLTU.

Kebutuhan India kurang lebih akan sama dengan tahun lalu, Tapi adanya perpanjangan untuk impor batubara terhadap kebutuhan PLTU sampai Februari 2025 bisa menambah, potensi (kenaikan volume) ekspor sekitar 2%, tambahnya.

Baca Juga: Meski Tengah Tertekan, Prospek Harga Komoditas Energi Dinilai Tetap Positif

Sementara ekspor ke negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan serta Asia Tenggara seperti Malaysia tahun ini masih akan stagnan jika dibandingkan dengan tahun 2024.

Serapan batu bara dalam negeri ke negara-negara tersebut mungkin tidak akan sepenuhnya menggantikan volume ekspor ke China, karena permintaan dan kapasitas impor mereka masing-masing berbeda, tambahnya.

Potensi penurunan ekspor ini juga diamini oleh Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batu bara Indonesia (Aspebindo). Meski penurunan permintaan batubara tidak akan terjadi dalam waktu dekat, namun dalam jangka menengah dan panjang.

Memang ada kemungkinan terjadi penurunan permintaan batubara dari China dalam jangka menengah dan panjang sebesar 10%-15% per tahun, ungkap Wakil Ketua Aspebindo Fathul Nugroho saat dihubungi Kontan, Rabu (29/01).

Hal ini kata Fathul disebabkan oleh peningkatan penggunaan energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan hidro oleh China dan juga penggunaan energi nuklir dan LNG.

Namun, untuk jangka pendek tahun 2025 belum akan terjadi penurunan permintaan yang signifikan dari china, karena pembangunan pembangkit EBT masih memerlukan waktu, tambah dia.

Meski begitu, sama dengan APBI, Fathul mengungkap India sebagai negara tujuan utama pasar ekspor batubara Indonesia diperkirakan meningkatkan volume permintaan batu bara mereka sekitar 5-8% pada tahun 2025.

Ini seiring dengan target pertumbuhan ekonomi India sekitar 6,5%-7% pada tahun 2025 ini, tambahnya.

Disisi lain, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep), Bisman Bakhtiar menyebut bahwa untuk tahun ini dampak penerapan Undang-undang energi China terhadap penurunan ekspor batu bara dari Indonesia tidak akan signifikan.

Iya, bisa berpotensi penurunan volume ekspor batubara Indonesia ke China, namun dalam waktu dekat ini tidak akan signifikan, hanya akan menurun sedikit, kata dia kepada Kontan, Rabu (29/01).

Selain pengembangan EBT di China yang masih akan memakan waktu banyak, menurutnya spesifikasi batubara Indonesia dan harga yang kompetitif masih menjadi alasan China mengambil ekspor dari tanah air.

Tetap paling diminati di China karena spesifikasinya yang sesuai dan harga yang kompetitif. Penurunan (ekspor) berkisar tidak lebih dari 10% dibanding tahun lalu, katanya.

Bisman juga bilang Indonesia masih bisa memaksimalkan ekspor ke negara-negara lain seperti India, Jepang, hingga Korea Selatan.

Sebagai tambahan informasi, anggota parlemen China pada Jumat (8/11) telah meloloskan undang-undang energi pertama negara mereka, dan telah berlaku sejak 1 Januari 2025.

Melansir laporan dari Xinhua, Kamis (08/11) undang-undang tersebut berisi pasal-pasal mengenai perencanaan energi, pengembangan dan pemanfaatan energi, sistem pasar energi, cadangan energi dan tanggap darurat energi, inovasi teknologi energi, pengawasan dan manajemen serta tanggung jawab hukum.

Lebih lanjut, UU itu dirancang untuk mendorong pengembangan energi berkualitas tinggi, menjamin keamanan energi nasional, memajukan transisi hijau yang rendah karbon serta pembangunan berkelanjutan.

Selanjutnya: Tahun Baru Imlek Membawa Harapan Baru bagi Perdagangan Bitcoin dan Kripto

Menarik Dibaca: 11 Obat Herbal Penurun Gula Darah Alami yang Efektif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

2025-08-29
PP 27/2025 Dorong Investasi Hijau, Mangrove Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan

PP 27/2025 Dorong Investasi Hijau, Mangrove Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan

2025-08-29
Gara-gara Ini, OJK Minta Industri Asuransi Harus Waspada

Gara-gara Ini, OJK Minta Industri Asuransi Harus Waspada

2025-08-29
Dana Triliunan Konglomerat Bisa Pulang Lewat Patriot Bond

Dana Triliunan Konglomerat Bisa Pulang Lewat Patriot Bond

2025-08-29
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29
Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

2025-08-29
Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

2025-08-29

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
0
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29
0
Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

Antisipasi Demo Buruh Hari Ini di DPR, 4 Stasiun KRL Dijaga Ketat

2025-08-29
0
Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

Demo Buruh Hari Ini di Depan Istana Tiba-Tiba Batal, Ada Apa?

2025-08-29
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Agustus 2025: Antam, UBS dan Galeri24 Makin Mahal

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Agustus 2025: Antam, UBS dan Galeri24 Makin Mahal

2025-08-29
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News
  • Tak Berkategori

Berita Terbaru

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

Nasib Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Tertinggi

2025-08-29
Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

Patriot Bond: Ajang Urunan Konglomerat, Kejar Dana Mengendap di Luar Negeri

2025-08-29

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.