wmhg.org – JAKARTA. Untuk mendukung mandatori biodiesel sepanjang tahun ini, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pihaknya resmi menaikkan Pungutan Ekspor (PE) sawit dari sebesar 10% menjadi 12,5% terhitung mulai pertengahan tahun 2026.
Kita putuskan untuk B40 kita naikan 12,5 persen pungutan ekspornya. Karena itu dihitung 12,5 persen masih ada sustainability dan akhir tahun masih ada saldo untuk BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan), ungkap Airlangga di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, dikutip Minggu (18/01/2026).
Lebih lanjut, selain agar menjaga saldo untuk BPDP hingga akhir tahun. Sawit menurut Airlangga, BPDP masih punya kewajiban untuk melaksanakan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
Ia juga menambahkan, BPDP memiliki kewajiban lain untuk melaksanakan pendampingan kakao dan kelapa, sehingga ketersediaan saldo akan sangat dibutuhkan hingga akhir tahun.
Ada program untuk PSR dan kebun rakyat, dan ada pendampingan untuk kakao dan kelapa. Itu dihitung cukup, disitu kita tetap mengkaji yang B50 karena sekarang kita ada road test untuk otomotif, kereta api dan kapal laut, ungkap dia.
Selanjutnya: Vale (INCO) Pastikan Kebutuhan Smelter Sorowako 100% Terpenuhi Usai RKAB Terbit
Menarik Dibaca: 10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
/2026/01/20/1078598350.jpg)
/2026/01/05/369835760.jpg)
/2026/01/20/1056040193.jpg)
/2024/01/07/512833856.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534694/original/030997000_1773884307-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931803/original/003038800_1724943087-WhatsApp_Image_2024-08-29_at_12.27.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4946745/original/070587600_1726638796-9869342a-c57a-423d-9c65-10b442bfd9d5.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535413/original/068439700_1774002745-WhatsApp_Image_2026-03-20_at_17.30.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1363011/original/054355300_1475488357-20161003-Pasar-Tebet-Jakarta--Angga-Yuniar-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532599/original/022364200_1773658824-7.jpg)