• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    Ada 10 Perusahaan Rusia Incar Indonesia, Sektor Drone Jadi Primadona Baru

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    ESDM Pasang Target Tinggi: PNBP Minerba 2026 Rp 134 Triliun

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    AREBI Dorong Implementasi Wajib Lisensi Broker Lewat Rakernas

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

    Genjot Pertumbuhan 2026, AirAsia Ekspansi Rute dan Bentuk Virtual Hub

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Ribuan Pelaku Usaha Menjerit! Terdampak Kenaikan Gas Industri

Ribuan Pelaku Usaha Menjerit! Terdampak Kenaikan Gas Industri

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-04-08
0

Ribuan Pelaku Usaha Menjerit! Terdampak Kenaikan Gas Industri

wmhg.org – JAKARTA. Kenaikan harga gas industri akan berdampak bagi ribuan pelanggan gas dari sektor industri dan komersial non-PGBT (Pengguna Gas Bumi Tertentu) atau di luar industri penerima Harga Gas Tertentu (HGBT).

Untuk diketahui, industri pengguna gas bumi di Indonesia setidaknya dibagi menjadi 2 (dua). Pertama, Pengguna Gas Bumi Tertentu (PGBT), yaitu 253 industri yang mendapatkan harga khusus atau HGBT sebagaimana tercantum di dalam Keputusan Menteri ESDM No. 76.K/MG.01/MEM.M/2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu.

PGBT yang berlanjut di tahun 2025 ini, meliputi 7 (tujuh) sektor industri tertentu, di antaranya pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca serta sarung tangan karet.

Baca Juga: Industri Keluhkan Ketidakpastian Pasokan Gas Murah

Sementara itu, perusahaan yang tidak tercantum di dalam Kepmen ESDM tersebut digolongkan sebagai industri non-PGBT yang membeli gas dari supplier termasuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan harga keekonomian.

Adapun, jumlah pelanggan industri PGN per semester I-2024 sekitar 3.165 perusahaan. Artinya, akan ada ribuan pelanggan non-PGBT yang akan terkena dampak dari kenaikan harga gas. 

Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara (Aspebindo) Fathul Nugroho mengatakan apabila harga gas non-PGBT tetap naik per April 2025 ini sampai dengan sekitar 60% tanpa intervensi Pemerintah, maka akan ada beberapa dampak yang ditanggung oleh industri non-PGBT.

Yang pertama, pasti kenaikan biaya produksi. Harga Pokok Penjualan (HPP) diperkirakan akan naik sekitar 10-20%, karena biaya energi primer sekitar 30% dari total biaya produksi, dan tentunya kenaikan harga jual akan mengurangi daya beli masyarakat. kata Fathul kepada Kontan, Selasa (08/04) 

Baca Juga: Wamenperin Faisol Riza Buka Suara Soal Harga Gas HGBT dan Non-PGBT yang Jomplang

Kedua, adanya penurunan daya saing global. Menurut dia, di tengah kondisi global yang semakin tidak menentu atas kebijakan tarif impor resiprokal Amerika Serikat oleh Presiden Trump terhadap beberapa negara termasuk Indonesia, tentunya industri dalam negeri semakin berat menghadapi tantangan daya saing global.

Dengan kenaikan harga sampaikan dengan 20% akibat kenaikan harga gas, maka industri seperti tekstil akan semakin berat untuk masuk ke pasar AS, tambahnya.

Ketiga, risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan terjadi apabila volume permintaan dari pelanggan, baik domestik maupun ekspor terjadi penurunan.

Kenaikan harga gas non-PGBT 2025 oleh PGN ini tentunya bisa berakibat kontraproduktif dengan visi Indonesia sebagai pusat manufaktur global. Jika tidak ada revisi, kita tidak hanya kehilangan lapangan kerja, tetapi juga mengancam target pertumbuhan industri 7,29% di 2025. kata Fathul.

Hal senada juga diungkap Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bachtiar. Menurutnya kebutuhan energi adalah hal primer bagi industri, maka jika ada kenaikan harga akan berpengaruh pada peningkatan biaya yang signifikan.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGN) Beberkan Alasan Harga Gas Industri Non-PGBT Naik

Kebutuhan energi bagi industri cukup besar, berkisar 10 sampai dengan 40 persen. Jadi kalau harga gas naik, maka cost juga akan bertambah, bisa dipastikan biaya produksi menjadi semakin tinggi, jelasnya.

Lebih jauh, Bisman bilang jika kenaikan harga disebabkan karena menurunnya produksi gas di dalam negeri, penerapan Domestic Market Obligation (DMO) dinilai bisa diterapkan oleh pemerintah.

Kebijakan DMO untuk menjamin pasokan gas dalam negeri. Tapi presentase harus proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan, namun masih memberikan ruang bagi pelaku usaha gas bumi untuk mendapatkan margin yang cukup, tutupnya. 

Selanjutnya: Industri Keluhkan Ketidakpastian Pasokan Gas Murah

Menarik Dibaca: Harga Emas Antam Terpangkas Rp 82.000 dari Rekor Puncak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Banyak Koruptor Dapat Remisi Idulfitri, KPK: Bukan Kewenangan Kami

Banyak Koruptor Dapat Remisi Idulfitri, KPK: Bukan Kewenangan Kami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jokowi Resmikan 22 Jalan Inpres dan 16 Jembatan Callender Hamilton di Jawa Barat, Apa Manfaatnya?

Jokowi Resmikan 22 Jalan Inpres dan 16 Jembatan Callender Hamilton di Jawa Barat, Apa Manfaatnya?

2024-08-30
Foxconn Tambah 50.000 Pekerja Jelang Peluncuran iPhone 16 Apple September Nanti

Foxconn Tambah 50.000 Pekerja Jelang Peluncuran iPhone 16 Apple September Nanti

2024-08-12
RTR Coin Jadi Proyek Resmi Kripto Donald Trump, Apa Benar?

RTR Coin Jadi Proyek Resmi Kripto Donald Trump, Apa Benar?

2024-08-12
Berniat Bikin Partai Politik, Anies Bakal Ikuti Jejak Sang Kakek AR Baswedan?

Berniat Bikin Partai Politik, Anies Bakal Ikuti Jejak Sang Kakek AR Baswedan?

2024-08-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-22
Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

2026-03-22
Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot saat Hari Pertama Lebaran 2026

Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot saat Hari Pertama Lebaran 2026

2026-03-22
Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

Harga Emas Antam Stabil saat Hari Pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

2026-03-22

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Lebih Murah Usai Tembus Rp 3 Juta

2026-03-22
0
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2026, Anjlok Parah Dalam 2 Hari

2026-03-22
0
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Erick Thohir hingga Ahok Melayat ke Rumah Duka

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Erick Thohir hingga Ahok Melayat ke Rumah Duka

2026-03-22
0
Cek Harga Beras hingga Minyak Goreng di Jakarta Jelang Idul Fitri 1447 H

Cek Harga Beras hingga Minyak Goreng di Jakarta Jelang Idul Fitri 1447 H

2026-03-22
0
3,6 juta Tiket Kereta Terjual di Mudik Lebaran 2026

3,6 juta Tiket Kereta Terjual di Mudik Lebaran 2026

2026-03-22
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

Harga Emas Anjlok, Alami Koreksi Mingguan Terburuk sejak 2011

2026-03-22
Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

2026-03-22

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.