• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Penurunan Harga Batubara Kalori Rendah Tekan Produsen Batubara

Penurunan Harga Batubara Kalori Rendah Tekan Produsen Batubara

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-02
0

Penurunan Harga Batubara Kalori Rendah Tekan Produsen Batubara

wmhg.org – JAKARTA. Penurunan harga batubara kalori rendah memberikan dampak besar bagi produsen batubara Indonesia. Termasuk emiten-emiten besar seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Untuk diketahui, harga batubara dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/Kg GAR hingga Jumat pekan lalu berada di level US$ 30,9 per ton atau hampir setara dengan biaya produksi atau operasional yang dibutuhkan beberapa perusahaan di Indonesia.

Harga yang merosot dipicu beberapa faktor utama. Seperti kelebihan pasokan, lemahnya permintaan global, dan kondisi ekonomi serta geopolitik yang tidak menentu.

Emiten tambang Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) selaku perusahaan yang memproduksi batubara termal, termasuk yang berkalori rendah, sebagai bagian dari portofolio mereka. Batubara kalori rendah ini umumnya diekspor ke pasar global seperti China, India, dan negara-negara lain yang memiliki permintaan untuk bahan bakar berbiaya lebih rendah.

Direktur & Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, penurunan harga batubara kalori rendah akibat kelebihan pasokan, lemahnya permintaan, produksi yang meningkat, serta faktor geopolitik dan ekonomi global, memberikan tekanan besar pada produsen batubara untuk menyesuaikan strategi untuk bertahan di tengah ketidakpastian pasar yang dinamis.

Penurunan harga batubara kalori rendah terutama disebabkan oleh kelebihan pasokan dan lemahnya permintaan, terutama dari Eropa, di mana cuaca yang lebih hangat telah mengurangi konsumsi batubara dan masa liburan yang meriah, kata Dileep kepada Kontan, Rabu (1/1).

Menurut Dileep, penurunan harga ini berdampak negatif pada kinerja perusahaan karena menekan margin laba, karena biaya produksi hampir setara dengan harga jual.

Jangan lupa bahwa ada pemain baru dan Indonesia telah meningkatkan produksi sehingga ada persaingan di antara produsen batubara peringkat bawah, ujar Dileep.

Lebih lanjut, Dileep bilang, upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional merupakan prioritas BUMI selama bertahun-tahun, dengan perusahaan-perusahaan yang cenderung berfokus pada pengurangan biaya produksi di bawah harga pasar saat ini di tengah-tengah penurunan harga.

Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjual batubara kalori rendah untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di dalam dan luar negeri, terutama bagi negara-negara berkembang di Asia Selatan dan Asia Tenggara yang masih membutuhkan batubara sebagai sumber energi utama.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam, Niko Chandra memiliki pandangan yang sama terkait penyebab harga batubara berkalori rendah terus merosot. Pandangan PTBA ada beberapa faktor utama penyebab penurunan harga batubara kalori rendah saat ini.

Pertama, penurunan permintaan global yang dapat dilihat dari negara-negara konsumen utama seperti China dan India cenderung mengurangi impor batubara kalori rendah karena oversupply domestik dan peningkatan upaya transisi energi.

Kelebihan pasokan (oversupply) yang dapat dilihat dari negara-negara produsen utama, seperti Indonesia, terus memproduksi dalam jumlah besar meskipun permintaan melemah, sehingga menciptakan adanya ketidakseimbangan di pasar.

Perubahan kebijakan energi di tahun 2024 di negara-negara maju, khususnya di Eropa, yang mana mereka mulai mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil, termasuk batubara, seiring dengan komitmen dekarbonisasi, kata Niko kepada Kontan, Kamis (2/1).

Niko mengungkapkan, dampak penurunan harga batubara kalori rendah ke perusahaan adalah pendapatan per ton menurun sebagai salah satu dampak langsung atas penurunan indeks harga batubara dan margin keuntungan menipis jika dibandingkan dengan dua tahun terakhir yang mana penurunannya indeksnya cukup dalam.

Di sisi lain, PTBA telah memonitor tren pasar dan mencatat risiko harga sejak beberapa waktu lalu, meskipun intensitas penurunan bisa lebih tinggi dari ekspektasi.

Kami menganggap lonjakan harga di tahun 2022 sifatnya anomali jadi sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi penurunan indeks tersebut, ujar Niko.

Adapun, respons strategis PTBA atas fenomena ini antara lain mengoptimalkan kinerja penjualan ekspor yang memiliki harga jual lebih baik, ke negara-negara yang masih membutuhkan batubara untuk energi, seperti Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Selain itu, melakukan efisiensi biaya yang tercermin dari tren penurunan cash cost per ton perseroan dalam dua tahun terakhir.

Niko menambahkan, PTBA telah mengambil langkah-langkah strategis berikut, yaitu, optimalisasi proses produksi dengan memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi inefisiensi biaya.

Pengendalian biaya produksi melalui optimalisasi SR dan jarak angkut, baik tanah maupun batubara. Sementara, pengendalian biaya non-produksi berfokus pada efisiensi anggaran di semua lini operasional dan non-operasional tanpa mengorbankan kualitas atau keselamatan. 

Selanjutnya: Pemerintah hanya Naikkan PPN untuk Barang Mewah, Mampukah Pertahankan Daya Beli?

Menarik Dibaca: Angka Keberuntungan Shio di Tahun 2025 Beserta Maknanya, Cari Tahu Yuk!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Transjakarta Dapat Sertifikat Pengurangan Emisi, Ketua DPRD DKI Berharap Jadi Contoh Provinsi Lain

Transjakarta Dapat Sertifikat Pengurangan Emisi, Ketua DPRD DKI Berharap Jadi Contoh Provinsi Lain

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Daihatsu Kuasai 32,5% Pasar Nasional, Ini Model Paling Laris

Daihatsu Kuasai 32,5% Pasar Nasional, Ini Model Paling Laris

2026-01-14
Indonesia Shopping Festival Bidik Nilai Transaksi Rp 25 Triliun

Indonesia Shopping Festival Bidik Nilai Transaksi Rp 25 Triliun

2024-07-31
Penampakan Trofi Piala Presiden 2024: Berlapis Emas Murni 24 Karat

Penampakan Trofi Piala Presiden 2024: Berlapis Emas Murni 24 Karat

2024-08-05
Medco Power Kantongi Lisensi Panas Bumi Baru di Sumatera Utara

Medco Power Kantongi Lisensi Panas Bumi Baru di Sumatera Utara

2024-09-20
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Muamalat Siapkan Rp 879 Miliar Uang Tunai untuk Ramadan 2026

Bank Muamalat Siapkan Rp 879 Miliar Uang Tunai untuk Ramadan 2026

2026-03-15
Momentum Tahun Kuda Api, BRI Tegaskan Komitmen Transformasi dan Penguatan Wealth Management

Momentum Tahun Kuda Api, BRI Tegaskan Komitmen Transformasi dan Penguatan Wealth Management

2026-03-15
Antisipasi Lonjakan Transaksi, BRI Sediakan Uang Tunai Rp25 Triliun selama Periode Ramadan dan Idulfitri 2026

Antisipasi Lonjakan Transaksi, BRI Sediakan Uang Tunai Rp25 Triliun selama Periode Ramadan dan Idulfitri 2026

2026-03-15
BRI Siapkan Likuiditas Rp25 Triliun untuk Jaga Kelancaran Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

BRI Siapkan Likuiditas Rp25 Triliun untuk Jaga Kelancaran Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

2026-03-15

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Prabowo Minta Pemberian THR ASN hingga BHR Tepat Waktu

Prabowo Minta Pemberian THR ASN hingga BHR Tepat Waktu

2026-03-15
0
Rupiah Lesu terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Maret 2026, Sentuh Level Segini

Rupiah Lesu terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Maret 2026, Sentuh Level Segini

2026-03-15
0
Harga Kripto Bitcoin Mulai Menyamai Emas

Harga Kripto Bitcoin Mulai Menyamai Emas

2026-03-15
0
Luhut: Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Membaik, tapi Biaya Asuransi Masih Tinggi

Luhut: Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Membaik, tapi Biaya Asuransi Masih Tinggi

2026-03-15
0
Harga Kripto 24 Maret 2026: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Kompak Melemah

Harga Kripto 24 Maret 2026: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Kompak Melemah

2026-03-15
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Muamalat Siapkan Rp 879 Miliar Uang Tunai untuk Ramadan 2026

Bank Muamalat Siapkan Rp 879 Miliar Uang Tunai untuk Ramadan 2026

2026-03-15
Momentum Tahun Kuda Api, BRI Tegaskan Komitmen Transformasi dan Penguatan Wealth Management

Momentum Tahun Kuda Api, BRI Tegaskan Komitmen Transformasi dan Penguatan Wealth Management

2026-03-15

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.