• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25–30% pada 2026

    Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25–30% pada 2026

    Tambang Tak Digarap Dua Tahun Terancam Dicabut Izinnya, Investor Diminta Waspada

    Tambang Tak Digarap Dua Tahun Terancam Dicabut Izinnya, Investor Diminta Waspada

    Minyak Rusia Masuk ke Indonesia, Ini Tanggapan ESDM dan Pertamina

    Minyak Rusia Masuk ke Indonesia, Ini Tanggapan ESDM dan Pertamina

    Grup Nanshan China Akan Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Kapasitasnya Segini

    Grup Nanshan China Akan Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Kapasitasnya Segini

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25–30% pada 2026

    Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25–30% pada 2026

    Tambang Tak Digarap Dua Tahun Terancam Dicabut Izinnya, Investor Diminta Waspada

    Tambang Tak Digarap Dua Tahun Terancam Dicabut Izinnya, Investor Diminta Waspada

    Minyak Rusia Masuk ke Indonesia, Ini Tanggapan ESDM dan Pertamina

    Minyak Rusia Masuk ke Indonesia, Ini Tanggapan ESDM dan Pertamina

    Grup Nanshan China Akan Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Kapasitasnya Segini

    Grup Nanshan China Akan Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Kapasitasnya Segini

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Normalisasi Pasar Dinilai Jadi Faktor Penekan Harga Batubara Sepanjang 2025

Normalisasi Pasar Dinilai Jadi Faktor Penekan Harga Batubara Sepanjang 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-12-18
0

Normalisasi Pasar Dinilai Jadi Faktor Penekan Harga Batubara Sepanjang 2025

wmhg.org – JAKARTA. Harga batubara global terus berada dalam tren melemah sepanjang 2025. Namun, pelaku industri menilai penurunan tersebut lebih mencerminkan proses normalisasi pasar ketimbang krisis permintaan

Faktor paling dominan yang menekan harga berasal dari lonjakan produksi domestik di negara importir utama, terutama Tiongkok dan India, yang secara signifikan memangkas kebutuhan impor.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani mengungkapkan, penurunan harga batubara tahun ini merupakan hasil kombinasi dinamika global di sisi permintaan, suplai, serta kebijakan energi.

Tentunya bukan karena satu faktor tunggal, melainkan kombinasi dinamika global di sisi permintaan, suplai, dan kebijakan energi,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (18/12).

Gita menjelaskan, China meningkatkan produksi domestik secara agresif demi ketahanan energi mereka. India juga mencatat rekor produksi domestik.

Peningkatan pasokan domestik di dua negara tersebut membuat impor batubara tumbuh sangat terbatas dan semakin selektif terhadap kualitas tertentu. Kondisi ini langsung tercermin pada tekanan harga global, yang pada akhirnya mempersempit ruang ekspansi dan investasi baru bagi pelaku usaha batubara, termasuk di Indonesia.

Meski demikian, Gita menegaskan produksi nasional masih berjalan. Namun, ruang napas industri semakin menyempit akibat kombinasi harga yang melemah dan tekanan biaya.

“Ke depan, kebijakan yang adaptif, proporsional, dan berbasis kondisi pasar menjadi kunci untuk menjaga kontribusi sektor batubara terhadap penerimaan negara, ketahanan energi, dan keberlanjutan industri,” kata dia.

Senada, Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA) Hendra Sinadia menilai turunnya permintaan dari Tiongkok menjadi faktor paling berpengaruh terhadap pelemahan harga batubara sepanjang tahun ini.

Menurutnya, sentimen negatif akibat pelemahan ekonomi global dan agenda transisi energi memang memengaruhi pembiayaan, perizinan, serta kebijakan emisi. Namun, dampak terbesar terhadap permintaan justru berasal dari peningkatan produksi dalam negeri Tiongkok dan India.

“Dua negara importir batubara terbesar tersebut meningkatkan produksi domestik secara signifikan, sehingga porsi impor menurun tajam,” ujar Hendra kepada Kontan, Kamis (18/12).

Ia mencatat, pembangkit listrik berbasis batubara di Tiongkok masih tumbuh sekitar 1%, sementara di India hanya turun sekitar 2%. Di sisi lain, negara-negara ASEAN justru mencatat kenaikan konsumsi batubara sekitar 10% secara tahunan.

Hendra menambahkan, tekanan harga berpotensi memangkas volume produksi, terutama di tambang-tambang dengan lokasi jauh di wilayah inland yang menghadapi ongkos logistik tinggi dan cenderung meningkat.

Selain itu, pelemahan harga juga mendorong perusahaan menahan belanja modal dan memfokuskan pengeluaran pada biaya operasional utama, disertai langkah efisiensi di pos lain.

IMA memperkirakan volume produksi batubara nasional pada 2025 berpotensi turun sekitar 75 juta ton atau sekitar 9% menjadi 760 juta ton. Adapun dampaknya terhadap penerimaan negara, termasuk royalti dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dinilai bervariasi tergantung tarif dan kualitas batubara.

“Translasi ke penurunan penerimaan negara hanya bisa dijawab pemerintah karena struktur tarif royalti dan kualitas batubara Indonesia cukup beragam,” pungkas Hendra.

Selanjutnya: Merger MORA dan MyRepublic Ditargetkan Rampung Semester I-2026, Ini Catatan Analis

Menarik Dibaca: 5 Warna Cat Rumah yang Membawa Aura Positif, Cocok untuk Sambut Tahun Baru!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Kemensos Siapkan Jaminan Hidup Korban Bencana Sumatra Selama 3 Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jadi Pengawas Aset Kripto, OJK Buka Peluang Atur Kategorisasi dan Batas Minimum

Jadi Pengawas Aset Kripto, OJK Buka Peluang Atur Kategorisasi dan Batas Minimum

2024-08-12
Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya

Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya

2026-03-31
Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Gotong Royong dan Program Desa BRILiaN

Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Gotong Royong dan Program Desa BRILiaN

2026-03-31
Harga Emas 24 Karat 30 Maret 2026: Antam Turun Rp 30.000, Bagaimana Lainnya?

Harga Emas 24 Karat 30 Maret 2026: Antam Turun Rp 30.000, Bagaimana Lainnya?

2026-03-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BI Terapkan Transaksi Repo Valas Pakai SVBI dan SUVBI

BI Terapkan Transaksi Repo Valas Pakai SVBI dan SUVBI

2026-03-31
Kurs Dolar AS di Bank Besar saat Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

Kurs Dolar AS di Bank Besar saat Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

2026-03-31
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-03-31
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-03-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya

Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya

2026-03-31
0
Top 3: Miliarder Ini Prediksi Sistem Kerja 40 Jam akan Lenyap karena AI

Top 3: Miliarder Ini Prediksi Sistem Kerja 40 Jam akan Lenyap karena AI

2026-03-31
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Makin Berkilau

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Makin Berkilau

2026-03-31
0
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Maret 2026 Stagnan, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Maret 2026 Stagnan, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-31
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Maret 2026: Termahal Sentuh Rp 2,3 Juta

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Maret 2026: Termahal Sentuh Rp 2,3 Juta

2026-03-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BI Terapkan Transaksi Repo Valas Pakai SVBI dan SUVBI

BI Terapkan Transaksi Repo Valas Pakai SVBI dan SUVBI

2026-03-31
Kurs Dolar AS di Bank Besar saat Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

Kurs Dolar AS di Bank Besar saat Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

2026-03-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.