• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-29
0

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

wmhg.org – JAKARTA. China masih bergantung pada energi fosil, terutama batubara, meskipun telah menerapkan Undang-undang Energi pertama mereka sejak 1 Januari 2025.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Hendra Sinadia, yang menyoroti peran besar batubara dalam sektor energi China.

Pada tahun 2023 saja, China memproduksi 4,43 miliar ton batubara, atau lebih dari 50% dari total produksi global, ungkap Hendra saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (29/01).

Meskipun China telah melakukan ekspansi besar dalam energi baru terbarukan (EBT), negara tersebut masih meningkatkan produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Menurut laporan Reuters (16/1), produksi listrik China sepanjang 2024 meningkat 1,5% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 6,34 triliun kilowatt-jam (kWh), yang sebagian besar berasal dari PLTU batubara.

Kelistrikan Tiongkok hampir 70% masih mengandalkan batubara. Mereka membangun EBT secara masif, tetapi di sisi lain juga terus membangun PLTU batubara dalam jumlah besar, kata Hendra.

Hendra memprediksi bahwa transisi energi China akan berlangsung bertahap, dengan batubara tetap berperan besar dalam beberapa tahun ke depan.

Dampak bagi Ekspor Batubara Indonesia

Sebagai negara tujuan ekspor batubara terbesar kedua Indonesia setelah India, China diperkirakan masih akan menyerap pasokan dari Indonesia sepanjang 2025.

Diperkirakan ekspor kita ke China tahun ini mungkin sedikit lebih banyak atau hampir sama dengan tahun 2024, ujar Hendra.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor batubara Indonesia ke China sempat mengalami fluktuasi, yakni: 2021: 108,49 juta ton, 2022: 69,69 juta ton, dan 2023: 81,68 juta ton.

Selain China, pasar ekspor di India juga diperkirakan tetap stabil.

Hendra menyebut bahwa ekspor ke India pada 2023 dan 2024 relatif sama, dengan estimasi 110 juta ton untuk 2025.

Namun, jika ekspor ke China mengalami penurunan akibat penerapan Undang-undang Energi, Indonesia dapat memanfaatkan pasar baru di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Pasar potensial bagi batubara Indonesia adalah Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand, serta negara-negara Asia Selatan, kata Wakil Ketua Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Fathul Nugroho.

Sebaliknya, ekspor ke Asia Timur mengalami tren penurunan. Jepang dan Korea Selatan yang sebelumnya mengimpor 28-30 juta ton per tahun hingga 2019, kini hanya berkisar 25 juta ton pada 2023.

Produksi Batubara Indonesia Tetap Tinggi

Sepanjang 2025, produksi batubara Indonesia ditargetkan mencapai 917,16 juta ton berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dari jumlah tersebut: 239,7 juta ton akan diserap untuk kebutuhan dalam negeri sesuai Domestic Market Obligation (DMO).

Sisanya akan diekspor untuk memenuhi permintaan global.

“Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,2%, yang membutuhkan pasokan energi besar. Sehingga sisanya masih akan diekspor,” ujarnya.

Meskipun masih mengandalkan batubara, China menunjukkan komitmen dalam pengembangan energi hijau.

Negara ini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di dunia, Three Gorges Dam, dengan kapasitas 22.500 MW.

Ke depan, China tengah membangun proyek PLTA raksasa di hilir Sungai Yarlung Zangbo, Tibet, yang diperkirakan mampu menghasilkan 300 miliar kWh listrik per tahun.

Namun, China tetap menjadi negara dengan emisi karbon tertinggi di dunia, mencatat 15 miliar ton CO₂ sepanjang 2024.

Selanjutnya: Bisnis Kartu Kredit Perbankan Masih Menjanjikan Meski Ada Paylater

Menarik Dibaca: Ada Pisang, Ini 5 Buah Tinggi Gula yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dorong Transparansi, CFX Rilis Laporan Data Industri Kripto

Dorong Transparansi, CFX Rilis Laporan Data Industri Kripto

2026-03-13
Perjanjian Dagang ART 2026 Bisa Beri Indonesia Posisi Strategis di ASEAN, Ini Komoditasnya

Perjanjian Dagang ART 2026 Bisa Beri Indonesia Posisi Strategis di ASEAN, Ini Komoditasnya

2026-03-07
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
Harga Minyakita Naik Lampaui HET, GIMNI Sebut Kemungkinan Ada Kebocoran di Lapangan

Harga Minyakita Naik Lampaui HET, GIMNI Sebut Kemungkinan Ada Kebocoran di Lapangan

2024-09-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14
BRI Siapkan 175 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran 2026, Ribuan Pemudik Bisa Pulang Lebih Aman

BRI Siapkan 175 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran 2026, Ribuan Pemudik Bisa Pulang Lebih Aman

2026-03-14
Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

2026-03-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14
0
Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

2026-03-14
0
Jalan Lintas Selatan Lot 3 Serang–Sumbersih di Jalur Selatan Blitar Bisa Dipakai Mudik Lebaran

Jalan Lintas Selatan Lot 3 Serang–Sumbersih di Jalur Selatan Blitar Bisa Dipakai Mudik Lebaran

2026-03-14
0
Pengiriman Sepeda Motor Melonjak Jelang Mudik, Ini Daerah Tujuan Favoritnya

Pengiriman Sepeda Motor Melonjak Jelang Mudik, Ini Daerah Tujuan Favoritnya

2026-03-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.