• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Target Ekspor Manufaktur 30% Dinilai Realistis, Asal Daya Saing Industri Dibenahi

    Target Ekspor Manufaktur 30% Dinilai Realistis, Asal Daya Saing Industri Dibenahi

    Target Ekspor Manufaktur 30% Butuh Perbaikan Daya Saing

    Target Ekspor Manufaktur 30% Butuh Perbaikan Daya Saing

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, Apindo Minta Biaya Logistik dan Energi Dipangkas

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, Apindo Minta Biaya Logistik dan Energi Dipangkas

    Salim Ivomas (SIMP) Buka Suara soal Pemeriksaan Transaksi Ekspor, Ini Penjelasannya

    Salim Ivomas (SIMP) Buka Suara soal Pemeriksaan Transaksi Ekspor, Ini Penjelasannya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Target Ekspor Manufaktur 30% Dinilai Realistis, Asal Daya Saing Industri Dibenahi

    Target Ekspor Manufaktur 30% Dinilai Realistis, Asal Daya Saing Industri Dibenahi

    Target Ekspor Manufaktur 30% Butuh Perbaikan Daya Saing

    Target Ekspor Manufaktur 30% Butuh Perbaikan Daya Saing

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, Apindo Minta Biaya Logistik dan Energi Dipangkas

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, Apindo Minta Biaya Logistik dan Energi Dipangkas

    Salim Ivomas (SIMP) Buka Suara soal Pemeriksaan Transaksi Ekspor, Ini Penjelasannya

    Salim Ivomas (SIMP) Buka Suara soal Pemeriksaan Transaksi Ekspor, Ini Penjelasannya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-29
0

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

wmhg.org – JAKARTA. China masih bergantung pada energi fosil, terutama batubara, meskipun telah menerapkan Undang-undang Energi pertama mereka sejak 1 Januari 2025.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Hendra Sinadia, yang menyoroti peran besar batubara dalam sektor energi China.

Pada tahun 2023 saja, China memproduksi 4,43 miliar ton batubara, atau lebih dari 50% dari total produksi global, ungkap Hendra saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (29/01).

Meskipun China telah melakukan ekspansi besar dalam energi baru terbarukan (EBT), negara tersebut masih meningkatkan produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Menurut laporan Reuters (16/1), produksi listrik China sepanjang 2024 meningkat 1,5% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 6,34 triliun kilowatt-jam (kWh), yang sebagian besar berasal dari PLTU batubara.

Kelistrikan Tiongkok hampir 70% masih mengandalkan batubara. Mereka membangun EBT secara masif, tetapi di sisi lain juga terus membangun PLTU batubara dalam jumlah besar, kata Hendra.

Hendra memprediksi bahwa transisi energi China akan berlangsung bertahap, dengan batubara tetap berperan besar dalam beberapa tahun ke depan.

Dampak bagi Ekspor Batubara Indonesia

Sebagai negara tujuan ekspor batubara terbesar kedua Indonesia setelah India, China diperkirakan masih akan menyerap pasokan dari Indonesia sepanjang 2025.

Diperkirakan ekspor kita ke China tahun ini mungkin sedikit lebih banyak atau hampir sama dengan tahun 2024, ujar Hendra.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor batubara Indonesia ke China sempat mengalami fluktuasi, yakni: 2021: 108,49 juta ton, 2022: 69,69 juta ton, dan 2023: 81,68 juta ton.

Selain China, pasar ekspor di India juga diperkirakan tetap stabil.

Hendra menyebut bahwa ekspor ke India pada 2023 dan 2024 relatif sama, dengan estimasi 110 juta ton untuk 2025.

Namun, jika ekspor ke China mengalami penurunan akibat penerapan Undang-undang Energi, Indonesia dapat memanfaatkan pasar baru di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Pasar potensial bagi batubara Indonesia adalah Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand, serta negara-negara Asia Selatan, kata Wakil Ketua Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Fathul Nugroho.

Sebaliknya, ekspor ke Asia Timur mengalami tren penurunan. Jepang dan Korea Selatan yang sebelumnya mengimpor 28-30 juta ton per tahun hingga 2019, kini hanya berkisar 25 juta ton pada 2023.

Produksi Batubara Indonesia Tetap Tinggi

Sepanjang 2025, produksi batubara Indonesia ditargetkan mencapai 917,16 juta ton berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dari jumlah tersebut: 239,7 juta ton akan diserap untuk kebutuhan dalam negeri sesuai Domestic Market Obligation (DMO).

Sisanya akan diekspor untuk memenuhi permintaan global.

“Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,2%, yang membutuhkan pasokan energi besar. Sehingga sisanya masih akan diekspor,” ujarnya.

Meskipun masih mengandalkan batubara, China menunjukkan komitmen dalam pengembangan energi hijau.

Negara ini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di dunia, Three Gorges Dam, dengan kapasitas 22.500 MW.

Ke depan, China tengah membangun proyek PLTA raksasa di hilir Sungai Yarlung Zangbo, Tibet, yang diperkirakan mampu menghasilkan 300 miliar kWh listrik per tahun.

Namun, China tetap menjadi negara dengan emisi karbon tertinggi di dunia, mencatat 15 miliar ton CO₂ sepanjang 2024.

Selanjutnya: Bisnis Kartu Kredit Perbankan Masih Menjanjikan Meski Ada Paylater

Menarik Dibaca: Ada Pisang, Ini 5 Buah Tinggi Gula yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Rupiah Ditutup Menguat Ditopang Sentimen Destry Damayanti dan Data Ekonomi

Rupiah Ditutup Menguat Ditopang Sentimen Destry Damayanti dan Data Ekonomi

2026-08-11
Harga Pakan Ayam Melonjak, Opsi Subsidi Disiapkan

Harga Pakan Ayam Melonjak, Opsi Subsidi Disiapkan

2026-10-09
Danantara Tak Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027

Danantara Tak Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027

2026-10-09
Perpres Ojol Rampung, Ini Tugas Baru Kementerian UMKM

Perpres Ojol Rampung, Ini Tugas Baru Kementerian UMKM

2026-10-09
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

2026-10-09
Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

2026-10-09
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 15.000, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 15.000, Buyback Anjlok Lebih Dalam

2026-10-09
Harga Emas Pegadaian 8 Oktober 2026: Cek Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian 8 Oktober 2026: Cek Antam, UBS, dan Galeri24

2026-10-09

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Solana Masuk Infrastruktur Keuangan Institusi, JPMorgan Jadi Penasihat

Solana Masuk Infrastruktur Keuangan Institusi, JPMorgan Jadi Penasihat

2026-10-09
0
Harga Kripto Hari Ini 8 Oktober 2026: Bitcoin Turun 2,45%, XRP Lebih Dalam

Harga Kripto Hari Ini 8 Oktober 2026: Bitcoin Turun 2,45%, XRP Lebih Dalam

2026-10-09
0
Robinhood Beli Bitcoin US$ 25 Juta, Masukkan ke Neraca Perusahaan

Robinhood Beli Bitcoin US$ 25 Juta, Masukkan ke Neraca Perusahaan

2026-10-09
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Siapkan Proyek Altcoin Baru

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Siapkan Proyek Altcoin Baru

2026-10-09
0
Investor Kripto Perlu Cermati Sentimen Ini pada Kuartal IV 2026

Investor Kripto Perlu Cermati Sentimen Ini pada Kuartal IV 2026

2026-10-09
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

2026-10-09
Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

2026-10-09

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.