• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-29
0

IMA: Ketergantungan China pada Batubara Masih Kuat

wmhg.org – JAKARTA. China masih bergantung pada energi fosil, terutama batubara, meskipun telah menerapkan Undang-undang Energi pertama mereka sejak 1 Januari 2025.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Hendra Sinadia, yang menyoroti peran besar batubara dalam sektor energi China.

Pada tahun 2023 saja, China memproduksi 4,43 miliar ton batubara, atau lebih dari 50% dari total produksi global, ungkap Hendra saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (29/01).

Meskipun China telah melakukan ekspansi besar dalam energi baru terbarukan (EBT), negara tersebut masih meningkatkan produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Menurut laporan Reuters (16/1), produksi listrik China sepanjang 2024 meningkat 1,5% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 6,34 triliun kilowatt-jam (kWh), yang sebagian besar berasal dari PLTU batubara.

Kelistrikan Tiongkok hampir 70% masih mengandalkan batubara. Mereka membangun EBT secara masif, tetapi di sisi lain juga terus membangun PLTU batubara dalam jumlah besar, kata Hendra.

Hendra memprediksi bahwa transisi energi China akan berlangsung bertahap, dengan batubara tetap berperan besar dalam beberapa tahun ke depan.

Dampak bagi Ekspor Batubara Indonesia

Sebagai negara tujuan ekspor batubara terbesar kedua Indonesia setelah India, China diperkirakan masih akan menyerap pasokan dari Indonesia sepanjang 2025.

Diperkirakan ekspor kita ke China tahun ini mungkin sedikit lebih banyak atau hampir sama dengan tahun 2024, ujar Hendra.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor batubara Indonesia ke China sempat mengalami fluktuasi, yakni: 2021: 108,49 juta ton, 2022: 69,69 juta ton, dan 2023: 81,68 juta ton.

Selain China, pasar ekspor di India juga diperkirakan tetap stabil.

Hendra menyebut bahwa ekspor ke India pada 2023 dan 2024 relatif sama, dengan estimasi 110 juta ton untuk 2025.

Namun, jika ekspor ke China mengalami penurunan akibat penerapan Undang-undang Energi, Indonesia dapat memanfaatkan pasar baru di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Pasar potensial bagi batubara Indonesia adalah Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand, serta negara-negara Asia Selatan, kata Wakil Ketua Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Fathul Nugroho.

Sebaliknya, ekspor ke Asia Timur mengalami tren penurunan. Jepang dan Korea Selatan yang sebelumnya mengimpor 28-30 juta ton per tahun hingga 2019, kini hanya berkisar 25 juta ton pada 2023.

Produksi Batubara Indonesia Tetap Tinggi

Sepanjang 2025, produksi batubara Indonesia ditargetkan mencapai 917,16 juta ton berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dari jumlah tersebut: 239,7 juta ton akan diserap untuk kebutuhan dalam negeri sesuai Domestic Market Obligation (DMO).

Sisanya akan diekspor untuk memenuhi permintaan global.

“Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,2%, yang membutuhkan pasokan energi besar. Sehingga sisanya masih akan diekspor,” ujarnya.

Meskipun masih mengandalkan batubara, China menunjukkan komitmen dalam pengembangan energi hijau.

Negara ini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di dunia, Three Gorges Dam, dengan kapasitas 22.500 MW.

Ke depan, China tengah membangun proyek PLTA raksasa di hilir Sungai Yarlung Zangbo, Tibet, yang diperkirakan mampu menghasilkan 300 miliar kWh listrik per tahun.

Namun, China tetap menjadi negara dengan emisi karbon tertinggi di dunia, mencatat 15 miliar ton CO₂ sepanjang 2024.

Selanjutnya: Bisnis Kartu Kredit Perbankan Masih Menjanjikan Meski Ada Paylater

Menarik Dibaca: Ada Pisang, Ini 5 Buah Tinggi Gula yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

2024-08-05
Strategi Ultrajaya (ULTJ) Serap Susu Lokal di Tengah Ketergantungan Impor Bahan Baku

Strategi Ultrajaya (ULTJ) Serap Susu Lokal di Tengah Ketergantungan Impor Bahan Baku

2024-11-12
Netanyahu Menyesal Serangan 7 Oktober Terjadi

Netanyahu Menyesal Serangan 7 Oktober Terjadi

2024-08-08
Menhub: Pembangunan Bali Maritim Tourism Hub Tunjukkan Progres Signifikan

Menhub: Pembangunan Bali Maritim Tourism Hub Tunjukkan Progres Signifikan

2024-08-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-10-03
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

2026-10-03
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Oktober 2026

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Oktober 2026

2026-10-03
Rincian Harga Emas Perhiasan 2 Oktober 2026 dan Tips Mudah Cek Keasliannya

Rincian Harga Emas Perhiasan 2 Oktober 2026 dan Tips Mudah Cek Keasliannya

2026-10-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Ondo Finance Gandeng Kakaopay Securities, Dorong Tokenisasi Saham Korea

Ondo Finance Gandeng Kakaopay Securities, Dorong Tokenisasi Saham Korea

2026-10-03
0
Harga Kripto 2 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Memimpin Koreksi

Harga Kripto 2 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Memimpin Koreksi

2026-10-03
0
Indonesia Masuk 15 Besar Adopsi Kripto Global, Ekosistem Digital Punya Basis Kuat

Indonesia Masuk 15 Besar Adopsi Kripto Global, Ekosistem Digital Punya Basis Kuat

2026-10-03
0
Hacker Kuras Rp 22,54 Triliun dari Pasar Kripto dalam 3 Bulan

Hacker Kuras Rp 22,54 Triliun dari Pasar Kripto dalam 3 Bulan

2026-10-03
0
Curi Bitcoin, Mantan Petugas NCA Harus Kembalikan Rp 42,50 Miliar

Curi Bitcoin, Mantan Petugas NCA Harus Kembalikan Rp 42,50 Miliar

2026-10-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-10-03
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

2026-10-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.