• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Beda Nasib Nikel dan Batubara dalam Penetapan HBA dan HMA Sebagai Patokan Harga

Beda Nasib Nikel dan Batubara dalam Penetapan HBA dan HMA Sebagai Patokan Harga

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-06
0

Beda Nasib Nikel dan Batubara dalam Penetapan HBA dan HMA Sebagai Patokan Harga

wmhg.org – JAKARTA. Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengungkap perbedaan mendasar dari diterapkannya Harga Mineral Acuan (HMA) untuk jenis mineral seperti nikel dan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk batubara. 

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan HMA dan HBA setiap sekali dalam sebulan. 

Namun, setelah mengeluarkan Kepmen ESDM Nomor 72.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara pada Senin (24/02) HMA dan HBA akan diumumkan sebanyak dua kali dalam sebulan. 

Lebih jauh, APNI yang diwakili oleh Dewan Penasihatnya, Djoko Widajatno mengatakan nilai HMA yang ditetapkan per 1 Maret tahun ini memiliki angka yang lebih besar dibandingkan dengan harga komoditas yang tercantum dalam platform ekonomi perdagangan global, Trading Economic.

Kalau dibandingkan, harga HMA nikel yang ditetapkan oleh ESDM untuk Maret 2025 adalah US$ 15.276,33 per dmt. Sedangkan harga Trading Economic saat ini sekitar US$ 15.290 per MT, ungkap Djoko kepada Kontan, Kamis (06/03).

Dia menjelaskan, HMA yang ditetapkan oleh ESDM untuk nikel tidak terlalu jauh dari harga global, bahkan bisa dibilang sedikit lebih rendah. 

Berdasarkan data yang tersedia, harga HMA nikel yang ditetapkan oleh ESDM untuk Maret 2025 tidak jauh berbeda dari harga nikel saat ini yang tercatat di Trading Economics, tambah dia. 

Meski begitu, Djoko mengatakan untuk harga global mineral logam, termasuk di dalamnya nikel saat ini masih menggunakan indeks global. Yang paling umum adalah indeks LME atau indeks London Metal Exchange. 

Asal tahu saja, selain nikel, LME juga menghitung harga mineral aluminium, tembaga, seng, timbal dan timah. 

Tapi tanpa data spesifik mengenai harga nikel di LME untuk periode yang sama, sulit untuk melakukan perbandingan langsung antara HMA ESDM dan harga LME, jelasnya. 

Ke depan, Djoko bilang, penetapan HMA untuk nikel bisa saja lebih tinggi dari harga di pasar global. Dimana hal ini bisa saja menimbulkan reaksi dari buyer atau importir.

Termasuk penolakan atau negosiasi ulang harga. Ini mirip dengan apa yang terjadi pada batubara dengan buyer dari China, tambah dia. 

Larangan Ekspor Nikel Mentah dan Keuntungan HMA Tinggi 

Berbeda dengan batubara, perlu diingat, Indonesia telah menerapkan larangan ekspor bijih nikel sejak 1 Januari 2020. Yang sebelumnya lebih dulu diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2019. 

HMA yang lebih tinggi dikombinasikan dengan larangan ekspor barang mentah menurut Djoko justru bisa mendukung target hilirisasi dalam negeri. Ini berkaitan dengan standar harga penjualan bijih nikel kepada smelter atau bagian pemurnian sebelum akhirnya bisa diekspor. 

Untuk Indonesia, kebijakan harga tinggi saya rasa bisa juga mendukung upaya hilirisasi industri nikel dalam negeri dan meningkatkan penerimaan negara melalui ekspor barang yang telah diproses, jelasnya. 

Adapun, larangan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan industri smelter dan mengolah bijih nikel menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi. Seperti logam nikel, feronikel, atau produk turunannya, daripada hanya mengekspor bijih nikel mentah.

Apalagi hingga saat ini, larangan ekspor bijih nikel masih berlaku dan merupakan bagian dari kebijakan Indonesia untuk mendorong hilirisasi serta pengolahan nikel dalam negeri. 

Selanjutnya: Perusahaan Gadai Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Gadai Emas

Menarik Dibaca: Jaga Kebugaran Saat Puasa, Ini Tips Diet Tanpa Nyeri Lambung dari Lighthouse

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
35 Twibbon Ramadhan 2025 Download Gratis Jadikan Sebagai Ucapan

35 Twibbon Ramadhan 2025 Download Gratis Jadikan Sebagai Ucapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

2026-02-11

KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama

2026-02-11

Kejaksaan Singapura Segera Putuskan Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Tunggu Ringkasan Sidang

2026-02-11
Beda Nasib Nikel dan Batubara dalam Penetapan HBA dan HMA Sebagai Patokan Harga

Beda Nasib Nikel dan Batubara dalam Penetapan HBA dan HMA Sebagai Patokan Harga

2025-03-06
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11
Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

2026-02-11
OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

2026-02-11

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

2026-02-11
0
Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

2026-02-11
0
Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

2026-02-11
0
3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

2026-02-11
0
Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

2026-02-11
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.