• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

    Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

    Free PPN DTP 2026 Dongkrak Penjualan Parkland Podomoro, Produk Rp 900 Jutaan Laris

    Free PPN DTP 2026 Dongkrak Penjualan Parkland Podomoro, Produk Rp 900 Jutaan Laris

    Insentif PPN DTP Jadi Katalis Positif, Pakuwon Jati Optimistis Prospek Properti 2026

    Insentif PPN DTP Jadi Katalis Positif, Pakuwon Jati Optimistis Prospek Properti 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Bidik Marketing Sales 2026 di Atas Rp 1,5 Triliun, Ini Jurusnya

    Pakuwon Jati (PWON) Bidik Marketing Sales 2026 di Atas Rp 1,5 Triliun, Ini Jurusnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

    Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

    Free PPN DTP 2026 Dongkrak Penjualan Parkland Podomoro, Produk Rp 900 Jutaan Laris

    Free PPN DTP 2026 Dongkrak Penjualan Parkland Podomoro, Produk Rp 900 Jutaan Laris

    Insentif PPN DTP Jadi Katalis Positif, Pakuwon Jati Optimistis Prospek Properti 2026

    Insentif PPN DTP Jadi Katalis Positif, Pakuwon Jati Optimistis Prospek Properti 2026

    Pakuwon Jati (PWON) Bidik Marketing Sales 2026 di Atas Rp 1,5 Triliun, Ini Jurusnya

    Pakuwon Jati (PWON) Bidik Marketing Sales 2026 di Atas Rp 1,5 Triliun, Ini Jurusnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-05
0

Ada Wacana Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Emiten Batubara Tunggu Keputusan ESDM

wmhg.org – JAKARTA. Sejumlah emiten batubara angkat bicara merespons isu dugaan pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026 yang ramai beredar di publik.

Namun, sejumlah perusahaan tambang batubara memilih bersikap hati-hati dan menunggu keputusan resmi pemerintah.

Corporate Secretary & Chief Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia Tbk (AADI) Ray Saputra mengungkapkan, pihaknya belum dapat memberikan komentar terkait isu tersebut lantaran pemerintah masih melakukan evaluasi.

“Kami belum bisa memberikan komentar dikarenakan Pemerintah masih melakukan evaluasi,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (3/2/2026).

Sikap serupa disampaikan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Direktur ITMG Yulius Kurniawan Gozali menyebutkan bahwa angka RKAB masih perlu dibahas lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait.

“Untuk angka RKAB masih perlu didiskusikan terlebih dahulu dengan banyak pihak terkait. Jadi sementara saya belum bisa berkomentar banyak,” katanya kepada Kontan, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, Head of Corporate Communications Bumi Resources Tbk (BUMI) Ricco Surya juga menegaskan, pihaknya masih menunggu kejelasan dari pemerintah.

“Kita tunggu info resmi dari ESDM ya. Kita ikuti alur satu pintu saja ya,” ujarnya singkat kepada Kontan, Selasa (3/2/2026).

Sebelumnya, sumber Kontan menyebutkan beredarnya data yang menunjukkan dugaan pemangkasan RKAB 2026 secara tidak merata di sejumlah perusahaan batubara.

Dalam data tersebut, PT Asmin Bara Bronang (ABB) yang terafiliasi PT United Tractors Tbk (UNTR) disebut mengalami penurunan RKAB dari 7,5 juta ton menjadi 4 juta ton atau turun 47%. Sementara itu, PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) milik PT TBS Energy Utama Tbk (TOBA) tercatat turun 56% menjadi 0,88 juta ton.

Sebaliknya, sejumlah produsen besar disebut tidak mengalami perubahan RKAB, antara lain PT Adaro Indonesia, PT Arutmin Indonesia, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Kondisi ini memunculkan persepsi adanya perlakuan berbeda antarperusahaan dalam penetapan kuota produksi.

Data yang sama juga menyebut pemangkasan cukup dalam pada emiten besar lainnya. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dikabarkan mengalami penurunan RKAB hingga 53% menjadi 38 juta ton.

Sementara, PT Borneo Indobara (BIB), anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), disebut turun hingga 80% menjadi 11 juta ton.

Selain itu, sejumlah entitas ITMG seperti PT Bharinto Ekatama, PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, dan PT Nusa Persada Resources juga tercatat mengalami penurunan RKAB dengan kisaran 29% hingga 90%.

Tak hanya itu, data tersebut juga mencantumkan pemangkasan RKAB pada tambang menengah dan kecil dengan rata-rata penurunan di atas 40%, termasuk PT Antang Gunung Meratus, PT Inti Bara Perdana (IATA-MNC Energy), PT Insani Bara Perkasa, serta PT MIP dan PT MME.

Kementerian ESDM Membantah

Namun demikian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah kabar tersebut dan menegaskan hingga kini belum menerbitkan persetujuan RKAB batubara untuk tahun 2026.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara ESDM Tri Winarno mengatakan belum ada keputusan resmi terkait RKAB tahun depan.

“Sampai saat ini Kementerian ESDM belum mengeluarkan RKAB. Jadi kalau misalnya berita-berita dan lain sebagainya, ya gitulah [belum bisa dipastikan kebenarannya],” ujar Tri ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).

Tri juga mengakui pihaknya menerima data yang beredar di publik, namun menegaskan data tersebut bukan merupakan keputusan resmi pemerintah.

Ia menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir persetujuan RKAB kerap lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi. Sebagai contoh, pada 2025 persetujuan RKAB batubara mencapai sekitar 1,2 miliar ton, sementara realisasi produksinya berada di kisaran 800 juta ton.

Selanjutnya: BPS: 147,91 Juta Warga RI Bekerja, 7,35 Juta Pengangguran Per November 2025,

Menarik Dibaca: Harga Emas Hari Ini Melorot Kembali ke bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Pindar, Simak Dua Hal Penting Ini!

Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Pindar, Simak Dua Hal Penting Ini!

2026-04-01
Insentif PPN DTP Jadi Katalis Positif, Pakuwon Jati Optimistis Prospek Properti 2026

Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026

2026-02-05
Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

Toyota Luncurkan 4 Mobil Hybrid Varian Termurah, Apa Saja?

2026-02-05
Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

Kementerian ESDM Bantah Isu Pemangkasan RKAB Batubara 2026, Persetujuan Belum Terbit

2026-02-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

Update Kurs Dolar Hari Ini 30 Maret 2026: Rupiah Nyaris Rp 17.000

2026-04-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026: UBS, Galeri24 dan Antam Kompak Stagnan

2026-04-01
0
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Terpangkas Rp 30 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-01
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-01
0
Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

Hilirisasi Biofuel, Pemerintah Siapkan Pengganti Pertalite dan Pertamax

2026-04-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

Desa Hendrosari Bangkit lewat Wisata Lontar Sewu, UMKM Tumbuh Berkat Program Desa BRILiaN

2026-04-01
Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

Harga Emas Dunia Berpotensi Melesat Pekan Ini, Analis Ungkap Sentimennya

2026-04-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.